Sosiolog: Perlu Edukasi tentang Standarisasi Masker
Jumat, 4 September 2020 | 01:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sosiolog Universitas Nasional, Sigit Rochadi berpendapat, saat ini ia melihat perkembangan yang baik bahwa, masyarakat mulai patuh terhadap protokol kesehatan. Ia mencontohkan, penggunaan masker kini sudah menjadi atribut utama yang harus digunakan saat mereka berpergian.
Masalah lain yang penting saat ini adalah edukasi mengenai standarisasi masker.
"Saya rasa persoalan tertib penggunaan masker sudah diatasi pemerintah, kini pekerjaan utama lainnya adalah edukasi mengenai standarisasi masker yang dapat mencegah masuknya virus Covid-19. Apakah pemerintah sudah memastikan bahwa masker yang dijual di jalanan sudah terstandarisasi? Ini juga penting dari sekadar kampanye memakai masker," terangnya kepada Suara Pembaruan, Kamis (3/9/2020).
Selain itu, klaster penyebaran Covid-19 menurutnya juga disebabkan karena mulai padatnya pengguna transportasi umum. Oleh karena itu, masyarakat yang telah paham aturan menjaga jarak pun tidak dapat menghindari kerumunan karena keterbatasan transportasi yang ada.
Tidak lupa, selain klaster di fasilitas umum dan ruang publik, rumah kini juga tidak kalah penting untuk menjadi perhatian pemerintah. Saat kasus Covid-19 meningkat, isolasi mandiri adalah salah satu jalan untuk mengatasi penumpukan pasien di rumah sakit.
Menurut Sigit, keputusan pemerintah dan rumah sakit untuk memulangkan pasien adalah tindakan yang kurang tepat. Mengingat, masyarakat belum paham betul bagaimana cara menangani pasien Covid-19 di rumah. Kurangnya pemahaman ini, tidak jarang justru menjadi pemicu penyebaran baru di lingkungan keluarganya.
"Kebanyakan dari masyarakat kita, tidak banyak yang rumahnya ada kamar yang dikhususkan untuk tempat isolasi mandiri. Maka akan tertularlah anggota keluarga lainnya. Jadi, pemerintah diharapkan bisa mengupayakan untuk membuka kembali tempat-tempat yang disediakan bagi masyarakat yang sudah terinfeksi Covid-19," tukasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




