Dinkes DKI: 2 Hotel Telah Dibuka sebagai Lokasi Isolasi Mandiri

Senin, 28 September 2020 | 23:16 WIB
YP
FH
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: FER
Petugas merapikan tempat tidur di salah satu kamar Hotel The Green yang akan dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19 di Bekasi, Jawa Barat, Jumat 25 September 2020.
Petugas merapikan tempat tidur di salah satu kamar Hotel The Green yang akan dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19 di Bekasi, Jawa Barat, Jumat 25 September 2020. (Suara Pembaruan/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, dr Fify Mulyani mengungkapkan, pemerintah pusat telah mengoperasikan dua hotel di Jakarta sebagai tempat isolasi bagi pasien yang positif Covid-19. Adapun pasien yang menjalani isolasi adalah orang yang tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan.

"Saat ini Kementerian Pariwisata sudah menyiapkan hotel untuk pasien isolasi mandiri. Dua hotel yang sudah dibuka yaitu Ibis Style Mangga Dua dan U Stay Mangga Besar," ujar Fify dalam acara konferensi pers yang disiarkan YouTube BNPB, Senin (28/9/2020).

Fify mengatakan, kedua hotel tersebut sudah dibuka sejak hari Minggu lalu dan sudah menerima pasien yang terpapar Covid-19. Kedua hotel ini hanya menerima pasien yang terpapar Covid-19 dan tidak menerima pengunjung umum.

"Sudah full untuk pasien Covid-19, jadi sudah tidak menerima pengunjung umum lagi. Hotel tersebut dikontrak Kementerian Pariwisata untuk pasien Covid-19," jelasnya.

Hotel Ibis yang memiliki kapasitas 212 kamar, kata Fify, akan menampung pasien Covid-19 dari wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Jakarta Timur. "Sedangkan Hotel U Stay dengan kapasitas 140 kamar, disiapkan untuk pasien dari wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan," paparnya.

Fify menegaskan, koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI dalam penyiapan hotel untuk isolasi terkendali sudah berjalan sangat baik. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kesehatan menyiapkan hotelnya. Sementara Pemprov DKI melakukan surveillance dan pemeriksaan epidemiologi pasien yang ada di hotel tersebut.

"Selain itu, pengamanannya juga dibantu oleh TNI dan Polri. Jadi, koordinasi tersebut yang kami bangun bersama. Alhamdulillah koordinasi kami sejauh ini cukup bagus," tandasnya.

Menurut Fify, Kementerian Pariwisata rencananya menyiapkan 18 hotel di Jakarta untuk menjadi tempat isolasi pasien positif Covid-19. Dari 18 hotel tersebut, sebanyak dua hotel sudah dibuka. Pemprov DKI yang akan memutuskan apakah pasien bersangkutan diisolasi di Wisma Atlet atau di hotel.

"Jadi, bukan pasien yang menentukan, saya mau di sini atau di situ, tapi apabila kita melihat kapasitas isolasi mandiri Kemayoran (Wisma Atlet) sudah mulai full, baru kami alihkan," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon