Jika Armenia Tolak Berunding, Azerbaijan Lanjutkan Pertempuran
Selasa, 6 Oktober 2020 | 06:08 WIB
Yerevan, Beritasatu.com- Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev pada Minggu (4/10) meminta Armenia bersedia ke meja perundingan dan menetapkan jadwal untuk menarik diri dari daerah Nagorno-Karabakh dan wilayah Azeri. Jika itu tidak dilakukan, Azerbaijan terus melanjutkan pertempuran.
Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, Aliyev mengatakan, tentara Azeri, sebutan Azerbaijan, sudha meningkatkan perlawatan untuk mengambil kembali daerah mereka yang hilang karena dikuasai etnik Armenia pada 1990-an.
"Azerbaijan hanya punya satu syarat, yakni kemerdekaan di wilayah itu. Nagorno-Karabakh adalah wilayah Azerbaijan. Kami harus kembali, kami akan kembali," katanya.
Aliyev menambahkan, syarat yang ia tetapkan adalah, mereka harus menarik tentaranya, dan pertempuran dihentikan. Tetapi, ini tidak hanya lisan, namun harus dilakukan.
Menurut Aliyev, dalam tiga dekade ini komunitas internasional telah gagal untuk menegakkan resolusi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atau menekan Armenia untuk mengembalikan wilayah Azerbaijan.
Isi dan tekanan pesan yang disampaikan Aliyev sudah jelas bahwa Azerbaijan tidak akan menerima permintaan gencatan senjata segera, seperti yang diminta Rusia, AS, dan Uni Eropa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




