Jelang Libur Panjang, Menkes Imbau Pemda Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:05 WIB
DM
B
Penulis: Dina Manafe | Editor: B1
Menkes Terawan, memberikan pesan kepada tim yang dikerahkan untuk mengevakuasi WNI di China, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Februari 2020 siang.
Menkes Terawan, memberikan pesan kepada tim yang dikerahkan untuk mengevakuasi WNI di China, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Februari 2020 siang. (Beritasatu Photo/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan Covid-19, khususnya saat cuti bersama dan libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Dari pengalaman hari libur panjang sebelumnya, misalnya saat HUT Kemerdekaan RI dan Lebaran, terbukti berdampak pada kenaikan jumlah kasus positif baru di sejumlah daerah. Dengan mobilitas yang tinggi antar satu daerah ke daerah lainnya berpotensi meningkatkan penyebaran dan penularan virus ini.

"Kami mengimbau kepada seluruh pemda untuk menyiapkan langkah antisipasi akan hal ini. Jumlah massa, mobilitas dan interaksi berpotensi besar untuk menularkan virus. Yang penting protokol kesehatannya ditaati, ini menjadi acuan kita untuk mengendalikan pandemi Covid-19," kata Menkes dalam siaran pers, Selasa (27/10/2020).

Diketahui, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) tentang Hari Libur dan Cuti Bersama tahun 2020 telah menetapkan libur panjang Hari Maulid Nabi Muhammad sejak 28 Oktober sampai 1 November.

Berkaca pada keputusan itu Menkes telah melakukan antisipasi dengan menerbitkan surat per tanggal 22 Oktober 2020 yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah. Dalam surat tersebut Menkes mengimbau agar pemda segera menyiapkan langkah antisipasi guna mencegah risiko terjadinya penularan Covid-19 pada saat libur berlangsung selama lima hari.

Berdasarkan surat tersebut, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus selama liburan. Menkes meminta agar daerah bersama komponen terkait lebih menggencarkan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

"Untuk mendukung sosialisasi berjalan optimal masyarakat secara disiplin menerapkannya dalam seluruh tatanan kehidupan sehari-hari. Pemda berkerja sama dengan stakeholder terkait, untuk mengintensifkan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan," kata Menkes.

Menkes juga mendorong pemda agar momentum libur panjang ini dimanfaatkan untuk mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih bersih dan sehat. Untuk itu, diharapkan ketersediaan sarana dan prasarana cuci tangan pakai sabun lebih ditingkatkan jumlahnya terutama di ruang-ruang publik yang menjadi tempat konsentrasi massa.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, daerah juga diimbau agar meningkatkan upaya pelacakan, pemeriksaan atau tes laboratorium dan penanganan Covid-19. Tujuannya agar kasus baru bisa segera ditemukan agar tidak menjadi sumber penularan klaster baru ditengah masyarakat.

Melalui berbagai kesiapsiagaan dan sinergi antara pusat dan daerah, Menkes berharap pelaksanaan libur panjang berjalan baik dan aman. Menkes juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam memanfaatkan libur panjang. Apabila tidak ada keperluan mendesak yang mengharuskan bepergian sebaiknya selama libur panjang tetap tinggal di rumah terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak dan orang dengan penyakit penyerta atau komorbiditas.

Namun jika mengharuskan untuk keluar rumah pastikan dalam keadaan sehat serta harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jika memiliki gejala seperti demam, batuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

"Kunci utama dalam pencegahan penularan Covid-19 adalah dengan disiplin, disiplin dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," kata Menkes. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon