Pasien Covid-19 Terus Meningkat, Dinkes DKI Segera Tambah 4 RS Rujukan
Jumat, 18 Desember 2020 | 15:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Krisis Kesehatan, Dinkes DKI Jakarta, Sulung, menjelaskan, dari total 193 rumah sakit (RS) di Jakarta, 98 di antaranya sudah menjadi rujukan Covid-19.
Adapun 50 RS di Jakarta merupakan rumah sakit khusus seperti tenggorokan, hidung, telinga (THT), mata, dan lainnya yang tak sulit untuk dimanfaatkan untuk merawat pasien Covid-19. Hanya 35 RS yang masih mungkin menerima pasien Covid-19.
Dinkes DKI saat ini masih terus melakukan negosiasi dengan empat RS tambahan untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan perawatan pasien Covid-19 yang terus meningkat di Jakarta. Namun, Sulung belum mau mengatakan nama keempat RS itu.
"Mudah-mudahan segera terealiasi," kata Sulung di Jakarta, Jumat (18/12/2020).
Sulung mengakui, saat ini jumlah pasien Covid-19 di 50% RS rujukan di Jakarta sudah mulai penuh. Namun, secara keseluruhan per hari ini total bed isolasi yang terisi baru mencapai 80%.
Tren kenaikan pasien di RS Covid-19, kata Sulung, dalam sebulan terakhir mengalami peningkatan. Jumlah penambahan bed berbanding terbalik dengan penambahan pasien Covid-19.
"Kita terus berupaya menambah bed tiap minggunya bisa 100 atau 200 tempat tidur, tetapi kalau yang masuk di atas jumlah itu (penambahan bed). Jadi kejar-kejaran," katanya.
Saat ini, Sulung mencontohkan, Dinkes DKI berupaya menambah jumlah perawatan di RS Duren Sawit Jakarta Timur 300 tempat tidur. Begitu juga di RS-RS rujukan Covid-19 di Jakarta.
Padahal, pasien di RS tak hanya pasien Covid-19. Pasien Covid-19 juga perlu mendapat perhatian.
"Jadi, tidak mungkin semua RS di Jakarta dipakai untuk Covid-19. Salah satu cara terbaik memang menekan jumlah pasien positif agar ada keseimbangan di RS," katanya.
Terkait berapa persen seharusnya tingkat kapasitas RS Covid-19 secara normal, Sulung mengatakan, sesuai dengan anjuran BNPB seharusnya bed yang terisi itu berada di ambang batas 70%. Jumlah itu merupakan persentase aman penanganan pasien di RS.
"Sekarang kan sudah 83%. Jadi memang kalau sudah seperti itu tentu bisa saja 50% RS Covid-19 sudah penuh," katanya.
Sebagaimana diketahui, jumlah ruang atau bed isolasi di 98 RS rujukan Covid-19 di Jakarta mencapai 6.509 tempat tidur. Ruang isolasi ICU yang tersedia 893 bed, dan terisi saat ini 655 atau sekitar 73 persen.
Bertambah
Hingga Jumat ini, ada 4.448 pasien positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Tower 4-7 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Jumlah ini bertambah 236 orang dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 4.212 pasien.
Saat ini, pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang dirawat di 3 tower yakni Tower 4 (32 lantai), Tower 6 (24 lantai), dan Tower 7 (32 lantai) atau yang biasa disebut RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Sedangkan pasien positif Covid-19 tanpa gejala (OTG) dirawat di Tower 5 (32 lantai) Flat Isolasi Mandiri Wisma Atlet Kemayoran. Data ini diolah dari laporan harian Media Center Wisma Atlet Kemayoran dan Dinas Penerangan Kogabwilhan I TNI.
Jumlah pasien OTG di Tower 5 saat ini sebanyak 1.184 orang terdiri dari 663 laki-laki dan 521 perempuan. Kapasitas tower 5 sudah terisi 51,47% dari total 2.300 tempat tidur. Jumlah pasien di Tower 5 ini bertambah 154 orang dibandingkan hari sebelumnya 1.030 orang. Total rekapitulasi pasien di tower ini dari 15 September - 18 Desember ada sebanyak 21.030 pasien terdaftar. Sebanyak 19.410 pasien sudah keluar dengan rincian 19.308 diantaranya sudah sembuh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




