Raikkonen Akhirnya Juara, Vettel Ketiga di Abu Dhabi
Minggu, 4 November 2012 | 22:03 WIB
Raikkonen: "Just leave me alone!"
Kimi Raikkonen akhirnya keluar sebagai juara seri untuk pertama kalinya musim ini yang telah memasuki putaran ke-18 dan memberi kemenangan pertama bagi tim Lotus sejak 2008, di Grand Prix Abu Dhabi malam ini.
Juara dunia Sebastian Vettel, yang start dari pitlane karena penalti di babak kualifikasi kemarin, menunjukkan performa gemilang dengan mampu finis ketiga sekaligus mencegah rivalnya Fernando Alonso untuk menggusur posisinya di puncak klasemen.
Alonso bisa sedikit merapatkan jarak dari Vettel dengan finis kedua, termasuk bagus mengingat dia start dari posisi keenam.
Keberhasilan Raikkonen, 33, ini cukup bersejarah karena ini adalah musim pertamanya sejak dia comeback dan sempat dua tahun pindah ke ajang reli dunia, dan merupakan prestasi yang tidak bisa dilakukan juara dunia tujuh kali Michael Schumacher yang comeback ke tim Mercedes.
Kemenangan Raikkonen terbantu oleh kerusakan mesin McLaren milik Lewis Hamilton yang memaksanya keluar dari trek saat tengah memimpin di putaran ke-20.
Balapan malam ini berjalan seru dan penuh senggolan temasuk insiden mobil terbang ketika Nico Rosberg menabrak Narain Karthikeyan dengan sangat keras dari belakang. Safety car masuk trek dua kali di balapan 55 putaran di Sirkuit Yas Marina.
Posisi podium ini menjadi rebutan seru antara tiga juara dunia Raikkonen, Alonso dan Vettel hingga lap terakhir.
Vettel memperoleh posisi terakhir di podium setelah melewati Jenson Button, juara dunia 2008, ketika balapan menyisakan tiga putaran saja.
Pastor Maldonado akhirnya bisa finis kelima untuk Williams setelah melewati beberapa insiden, disusul Kamui Kobayashi dari tim Sauber.
Felipe Massa finis ketujuh dan termasuk beruntung bisa menghindari dampak serius setelah sempat bersenggolan dengan Mark Webber.
Bruno Senna menambah poin bagi Williams dengan finis kedelapan, disusul Paul di Resta dan Daniel Ricciardo dari Toro Rosso.
Seru Sejak Awal
Jalannya balapan sudah penuh atraksi sejak start. Webber memulai dengan lamban dan segera disalip Maldonado dan Raikkonen. Yang terakhir ini bahkan langsung menempel pole sitter Lewis Hamilton di posisi dua.
Sementara itu di deretan belakang, dua pembalap tim Force India saling bertabrakan sehingga Nico Hulkenberg harus out bahkan sebelum masuk tikungan pertama.
Pembalap Lotus Romain Grosjean, si tukang pembuat onar lap pertama, kembali memakan korban, kali ini Nico Rosberg yang diajaknya bersenggolan sehingga pembalap Mercedes itu harus masuk pit.
Masih di putaran pertama, Alonso juga menyalip Webber dengan sedikit susah payah, karena penggunaan drag reduction system (DRS) belum diperbolehkan sampai balapan melewati dua putaran.
Sedangkan Vettel yang memulai balapan dari pitlane alias paling bontot dari 24 pembalap akibat terkena penalti, langsung merangsek ke posisi 15 di lap keempat dan naik dua posisi satu putaran kemudian.
Balapan Rosberg berkahir di lap kesembilan ketika dia menabrak mobil Narain Karthikeyan dengan sangat keras dari belakang hingga mobilnya terbang melewati rivalnya itu.
Untunglah mereka berdua selamat meskipun sama-sama out. Namun pada lap ini safety car masuk trek sehingga kembali merapatkan jarak semua pembalap.
Pada putaran 14 Vettel masuk pit mengganti hidung mobil dan ban, kembali di urutan ke-21, namun beberapa lap kemudian mampu naik ke posisi 16.
Drama terjadi di putaran ke-20 ketika mobil Hamilton yang tengah memimpin lomba tiba-tiba kehilangan tenaga dan dia terpaksa keluar trek.
Bencana bagi tim McLaren ini menjadi berkah bagi Raikkonen yang mengambil alih pimpinan lomba. Ketika diingatkan oleh timnya lewat radio soal posisi dia, Raikkonen hanya menjawab singkat: “just leave me alone.” Sangat khas the Iceman.
Lap ke-21, Alonso melewati Maldonado yang nampak berjuang dengan grip ban, dan dua lap kemudian Webber juga mencoba mendahului si pembalap Williams.
Sayangnya manuver Webber yang terlalu nekad membuat mereka berdua justru tabrakan di tikungan, karena Maldonado tidak punya ruang sama sekali untuk menghindar dari himpitan mobil Red Bull.
Komentator ESPN menyebut situasinya 50-50, bahkan cenderung menyalahkan Webber. “Maldonado cannot make himself disappear,” kata si komentator mengomentari posisi Maldonado.
Webber kembali terlibat insiden tiga lap kemudian, kali ini dia bersenggolan dengan Massa.
Sementara itu, Vettel dengan brilian mampu merangsek ke posisi tujuh dan semakin mengancam para pembalap di barisan depan.
Alonso masuk pit untuk pertama dan terakhir kali pada putaran ke-29 dan kembali ke trek di urutan tujuh, di belakang Vettel!
Beberapa lap berikutnya semua pembalap di depan masuk pit dan menempatkan Vettel di posisi dua.
Vettel sendiri mengganti ban pada lap ke-38 dan kembali ke posisi empat.
Lagi-lagi Webber dan Grosjean. Bersama Sergio perez, mereka bertiga saling bersenggolan di lap ke-39 sehingga Grosjean dan Webber harus mengakhiri balapan dan safety car masuk trek untuk kedua kali dan jarak para pembalap kembali merapat.
Perez sendiri terkena stop-and-go penalty.
Kondisi itu menguntungkan Vettel, dengan ban baru yang lebih lunak, dan jangan lupa dia juga mengganti girboks sebelum start.
Vettel akhirnya bisa merebut posisi ketiga dari Button tiga lap menjelang balapan berakhir.
Posisi empat besar Raikkonen, Alonso, Vettel dan Button -- semuanya pernah menjadi juara dunia -- tak berubah hingga finis.
Kimi Raikkonen akhirnya keluar sebagai juara seri untuk pertama kalinya musim ini yang telah memasuki putaran ke-18 dan memberi kemenangan pertama bagi tim Lotus sejak 2008, di Grand Prix Abu Dhabi malam ini.
Juara dunia Sebastian Vettel, yang start dari pitlane karena penalti di babak kualifikasi kemarin, menunjukkan performa gemilang dengan mampu finis ketiga sekaligus mencegah rivalnya Fernando Alonso untuk menggusur posisinya di puncak klasemen.
Alonso bisa sedikit merapatkan jarak dari Vettel dengan finis kedua, termasuk bagus mengingat dia start dari posisi keenam.
Keberhasilan Raikkonen, 33, ini cukup bersejarah karena ini adalah musim pertamanya sejak dia comeback dan sempat dua tahun pindah ke ajang reli dunia, dan merupakan prestasi yang tidak bisa dilakukan juara dunia tujuh kali Michael Schumacher yang comeback ke tim Mercedes.
Kemenangan Raikkonen terbantu oleh kerusakan mesin McLaren milik Lewis Hamilton yang memaksanya keluar dari trek saat tengah memimpin di putaran ke-20.
Balapan malam ini berjalan seru dan penuh senggolan temasuk insiden mobil terbang ketika Nico Rosberg menabrak Narain Karthikeyan dengan sangat keras dari belakang. Safety car masuk trek dua kali di balapan 55 putaran di Sirkuit Yas Marina.
Posisi podium ini menjadi rebutan seru antara tiga juara dunia Raikkonen, Alonso dan Vettel hingga lap terakhir.
Vettel memperoleh posisi terakhir di podium setelah melewati Jenson Button, juara dunia 2008, ketika balapan menyisakan tiga putaran saja.
Pastor Maldonado akhirnya bisa finis kelima untuk Williams setelah melewati beberapa insiden, disusul Kamui Kobayashi dari tim Sauber.
Felipe Massa finis ketujuh dan termasuk beruntung bisa menghindari dampak serius setelah sempat bersenggolan dengan Mark Webber.
Bruno Senna menambah poin bagi Williams dengan finis kedelapan, disusul Paul di Resta dan Daniel Ricciardo dari Toro Rosso.
Seru Sejak Awal
Jalannya balapan sudah penuh atraksi sejak start. Webber memulai dengan lamban dan segera disalip Maldonado dan Raikkonen. Yang terakhir ini bahkan langsung menempel pole sitter Lewis Hamilton di posisi dua.
Sementara itu di deretan belakang, dua pembalap tim Force India saling bertabrakan sehingga Nico Hulkenberg harus out bahkan sebelum masuk tikungan pertama.
Pembalap Lotus Romain Grosjean, si tukang pembuat onar lap pertama, kembali memakan korban, kali ini Nico Rosberg yang diajaknya bersenggolan sehingga pembalap Mercedes itu harus masuk pit.
Masih di putaran pertama, Alonso juga menyalip Webber dengan sedikit susah payah, karena penggunaan drag reduction system (DRS) belum diperbolehkan sampai balapan melewati dua putaran.
Sedangkan Vettel yang memulai balapan dari pitlane alias paling bontot dari 24 pembalap akibat terkena penalti, langsung merangsek ke posisi 15 di lap keempat dan naik dua posisi satu putaran kemudian.
Balapan Rosberg berkahir di lap kesembilan ketika dia menabrak mobil Narain Karthikeyan dengan sangat keras dari belakang hingga mobilnya terbang melewati rivalnya itu.
Untunglah mereka berdua selamat meskipun sama-sama out. Namun pada lap ini safety car masuk trek sehingga kembali merapatkan jarak semua pembalap.
Pada putaran 14 Vettel masuk pit mengganti hidung mobil dan ban, kembali di urutan ke-21, namun beberapa lap kemudian mampu naik ke posisi 16.
Drama terjadi di putaran ke-20 ketika mobil Hamilton yang tengah memimpin lomba tiba-tiba kehilangan tenaga dan dia terpaksa keluar trek.
Bencana bagi tim McLaren ini menjadi berkah bagi Raikkonen yang mengambil alih pimpinan lomba. Ketika diingatkan oleh timnya lewat radio soal posisi dia, Raikkonen hanya menjawab singkat: “just leave me alone.” Sangat khas the Iceman.
Lap ke-21, Alonso melewati Maldonado yang nampak berjuang dengan grip ban, dan dua lap kemudian Webber juga mencoba mendahului si pembalap Williams.
Sayangnya manuver Webber yang terlalu nekad membuat mereka berdua justru tabrakan di tikungan, karena Maldonado tidak punya ruang sama sekali untuk menghindar dari himpitan mobil Red Bull.
Komentator ESPN menyebut situasinya 50-50, bahkan cenderung menyalahkan Webber. “Maldonado cannot make himself disappear,” kata si komentator mengomentari posisi Maldonado.
Webber kembali terlibat insiden tiga lap kemudian, kali ini dia bersenggolan dengan Massa.
Sementara itu, Vettel dengan brilian mampu merangsek ke posisi tujuh dan semakin mengancam para pembalap di barisan depan.
Alonso masuk pit untuk pertama dan terakhir kali pada putaran ke-29 dan kembali ke trek di urutan tujuh, di belakang Vettel!
Beberapa lap berikutnya semua pembalap di depan masuk pit dan menempatkan Vettel di posisi dua.
Vettel sendiri mengganti ban pada lap ke-38 dan kembali ke posisi empat.
Lagi-lagi Webber dan Grosjean. Bersama Sergio perez, mereka bertiga saling bersenggolan di lap ke-39 sehingga Grosjean dan Webber harus mengakhiri balapan dan safety car masuk trek untuk kedua kali dan jarak para pembalap kembali merapat.
Perez sendiri terkena stop-and-go penalty.
Kondisi itu menguntungkan Vettel, dengan ban baru yang lebih lunak, dan jangan lupa dia juga mengganti girboks sebelum start.
Vettel akhirnya bisa merebut posisi ketiga dari Button tiga lap menjelang balapan berakhir.
Posisi empat besar Raikkonen, Alonso, Vettel dan Button -- semuanya pernah menjadi juara dunia -- tak berubah hingga finis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




