Kalahkan Federer, Djokovic Juarai ATP World Tour Finals
Selasa, 13 November 2012 | 07:57 WIB
Gelar kedua bagi Djokovic setelah sebelumnya menjuarai ajang ini di Shanghai pada empat tahun silam.
Novak Djokovic menutup musim 2012 secara gemilang dengan menjuarai ATP World Tour Finals. Petenis Serbia ini menjadi juara usai mengalahkan Roger Federer 7-6, 7-5 di O2 Arena, London, Inggris, Selasa (13/11) WIB.
Dengan gelar ini, Djokovic membuktikan dirinya memang pantas menjadi petenis nomor satu dunia tahun ini. Ini merupakan kedua kalinya Djokovic menjuarai turnamen penutup. Sebelumnya dia juga pernah menjadi juara di ajang yang sama di Shanghai, China pada empat tahun silam.
Pada laga final kali ini, Djokovic memerlukan dua jam 14 menit untuk mengatasi Federer. Di awal laga, Federer langsung bermain agresif demi memenuhi ambisinya menyamai pencapaian Ivan Lendl 25 tahun lalu dengan tiga kali menjuarai turnamen penutup.
"Mungkin ada sedikit penyesalan karena saya sempat unggul dua kali. Pada akhirnya, semua itu tidak berarti. Anda harus menyelesaikan keunggulan dengan memenangi set dan pertandingan. Djokovic lebih baik dalam hal itu," ujar Federer usai pertandingan.
Federer pantas menyesal karena dia sempat mengendalikan permainan dan membuat Djokovic gugup. Namun, seperti yang diutarakannya, Federer gagal memanfaatkan momentum.
"Selalu menjadi kehormatan dan tantangan tiap kali melawan Federer. Jadi, selamat kepadanya atas tahun yang luar biasa ini," ujar Djokovic.
Dengan kemenangan ini, Djokovic berhak menerima hadiah uang 1,1 juta poundsterling.
Novak Djokovic menutup musim 2012 secara gemilang dengan menjuarai ATP World Tour Finals. Petenis Serbia ini menjadi juara usai mengalahkan Roger Federer 7-6, 7-5 di O2 Arena, London, Inggris, Selasa (13/11) WIB.
Dengan gelar ini, Djokovic membuktikan dirinya memang pantas menjadi petenis nomor satu dunia tahun ini. Ini merupakan kedua kalinya Djokovic menjuarai turnamen penutup. Sebelumnya dia juga pernah menjadi juara di ajang yang sama di Shanghai, China pada empat tahun silam.
Pada laga final kali ini, Djokovic memerlukan dua jam 14 menit untuk mengatasi Federer. Di awal laga, Federer langsung bermain agresif demi memenuhi ambisinya menyamai pencapaian Ivan Lendl 25 tahun lalu dengan tiga kali menjuarai turnamen penutup.
"Mungkin ada sedikit penyesalan karena saya sempat unggul dua kali. Pada akhirnya, semua itu tidak berarti. Anda harus menyelesaikan keunggulan dengan memenangi set dan pertandingan. Djokovic lebih baik dalam hal itu," ujar Federer usai pertandingan.
Federer pantas menyesal karena dia sempat mengendalikan permainan dan membuat Djokovic gugup. Namun, seperti yang diutarakannya, Federer gagal memanfaatkan momentum.
"Selalu menjadi kehormatan dan tantangan tiap kali melawan Federer. Jadi, selamat kepadanya atas tahun yang luar biasa ini," ujar Djokovic.
Dengan kemenangan ini, Djokovic berhak menerima hadiah uang 1,1 juta poundsterling.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




