Banjir, Presiden SBY Tetap Bertemu Presiden Argentina
Kamis, 17 Januari 2013 | 11:04 WIB
Dalam jadwal, Presiden SBY akan bertemu Presiden Cristina Elisabet Fernandez de Kirchner, pada Kamis (17/1) pukul 10.30 WIB.
Pemerintah Indonesia berdialog intensif dengan perwakilan Pemerintah Republik Argentina untuk menetapkan waktu yang tepat bagi pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Cristina Elisabet Fernandez de Kirchner.
Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Biro Pers dan Media Rumah Tangga Kepresidenan, pada Kamis (17/1) pukul 10.30 WIB, Kepala Negara akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden De Kirchner.
"Saat ini, Kepala Protokol Istana dan Menteri Luar Negeri sedang membahas mengenai waktu kunjungan yang tepat. Statusnya on call," kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Pasha di Jakarta, Kamis (18/1).
Julian mengaku, penjadwalan ulang terpaksa dilakukan menyusul banjir yang terjadi di sejumlah wilayah yang mengakibatkan kemacetan di berbagai ruas jalan di Ibukota.
Selain itu, cuaca tidak menentu yang terjadi saat ini menimbulkan ketidakpastian dalam melakukan kegiatan kenegaraan.
"Acara kunjungan kenegaraan tidak berubah. Agenda masih terjadwal. Tidak ada pembatalan," kata Julian.
Dia mengaku, penjadwalan ulang tetap dilakukan sambil mengamati kondisi cuaca.
"Kami akan tentukan dan masih melihat situasi yang kami pandang baik," pungkasnya.
Pemerintah Indonesia berdialog intensif dengan perwakilan Pemerintah Republik Argentina untuk menetapkan waktu yang tepat bagi pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Cristina Elisabet Fernandez de Kirchner.
Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Biro Pers dan Media Rumah Tangga Kepresidenan, pada Kamis (17/1) pukul 10.30 WIB, Kepala Negara akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden De Kirchner.
"Saat ini, Kepala Protokol Istana dan Menteri Luar Negeri sedang membahas mengenai waktu kunjungan yang tepat. Statusnya on call," kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Pasha di Jakarta, Kamis (18/1).
Julian mengaku, penjadwalan ulang terpaksa dilakukan menyusul banjir yang terjadi di sejumlah wilayah yang mengakibatkan kemacetan di berbagai ruas jalan di Ibukota.
Selain itu, cuaca tidak menentu yang terjadi saat ini menimbulkan ketidakpastian dalam melakukan kegiatan kenegaraan.
"Acara kunjungan kenegaraan tidak berubah. Agenda masih terjadwal. Tidak ada pembatalan," kata Julian.
Dia mengaku, penjadwalan ulang tetap dilakukan sambil mengamati kondisi cuaca.
"Kami akan tentukan dan masih melihat situasi yang kami pandang baik," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




