ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pengendara Mengeluh Jalan Trans Sulawesi Masih Rusak Jelang Mudik Lebaran

Sabtu, 1 April 2023 | 12:49 WIB
MA
MF
Penulis: Muhammad Asyharuddin Arbab | Editor: DIN
Jalan Trans Sulawesi di Majene rusak akibat terjangan gelombang.
Jalan Trans Sulawesi di Majene rusak akibat terjangan gelombang. (ANTARA)

Majene, Beritasatu.com - Menjelang arus mudik Lebaran, kondisi jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Palipi Soreang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, masih rusak. Pengendara yang melintas di jalan tersebut mengeluh kerusakan jalan mengganggu arus lalu lintas.

Jalan Trans Sulawesi ini rusak sepanjang 200 meter. Kondisi jalan yang bergelombang membuat pengendara yang melintas di jalan tersebut harus hati-hati serta memperlambat laju kendaraannya.

Jalan Nasional ini merupakan jalan penghubung antara Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Salah seorang pengendara, Rukman, mengatakan, kerusakan yang terjadi di jalan Trans Sulawesi ini sangat mengganggu perjalanan. Pemerintah diharapkan mencari solusi terbaik, pasalnya jalan tersebut hampir setiap tahun rusak.

"Sangat terganggu itukan seharusnya sudah dari dulu setiap tahun itu rusak terus, artinya harusnya ada solusi permanen jangan itu terus yang dikerja setiap tahun, tiba musim hujan rusak lagi," kata Rukman, Sabtu (1/4/2023).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala Desa Palipi Soreang, Wardi Lahid, mengatakan, kondisi jalan rusak di wilayah ini sudah terjadi sejak 2016, perbaikan demi perbaikan telah dilakukan oleh pemerintah namun kondisi tanah yang labil membuat jalan ini kembali rusak.

"Kondisi jalan rusak ini sejak tahun 2016 sudah mengalami kerusakan terus diperbaiki 2017 itu diperbaiki secara panen kalau tidak salah itu anggarannya hampir mencapai 7 milliar itu sudah bagus, namun perbaikan jalannya hanya bertahan dua tahun setelah itu di tahun 2019 itu mengalami kerusakan parah perbaikannya hanya perbaikan sementara yang jelas bisa dilewati kendaraan sampai sekarang seperti ini," ujarnya.

Menurutnya, kondisi jalan rusak sepanjang 200 meter ini memiliki tanah yang labil sehingga perbaikan jalan tidak bertahan lama. "Kondisi jalan yang rusak sejauh kurang lebih 200 meter. Tanahnya itu labil terkadang sudah di keruk dan diratakan tidak lama kemudian jalannya kembali bergelombang," ungkapnya.

Ia berharap ada perbaikan serius terhadap jalan yang menghubungkan empat Provinsi di Sulawesi ini, apa lagi jalan tersebut akan dilalui oleh pemudik dari berbagai daerah. "Harapan saya dalam rangka menghadapi mudik lebaran ini mungkin pemerintah bisa lebih memfokuskan memperbaiki jalan supaya pengemudi itu tidak terhambat akibat jalan yang mengalami kerusakan," ungkapnya.

"Kita juga harapkan supaya tidak ada lagi korban seperti mobil terbalik pada saat mudik, karena ketika ada mobil yang terbalik itu akan mempengaruhi lalulintas," tambahnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

5 Hari Terblokade, Jalan Trans Sulawesi Kini Sudah Terbuka

5 Hari Terblokade, Jalan Trans Sulawesi Kini Sudah Terbuka

NUSANTARA
Jalan Trans Sulawesi Terkena Abrasi, Akses Terancam Putus

Jalan Trans Sulawesi Terkena Abrasi, Akses Terancam Putus

SULAWESI SELATAN
Jalan Trans Sulawesi Bolaang Mongondow Hampir Putus, Warga Terisolasi

Jalan Trans Sulawesi Bolaang Mongondow Hampir Putus, Warga Terisolasi

NUSANTARA
Saksi Mata Ceritakan Detik-detik Mengerikan Longsor di Parigi Moutong

Saksi Mata Ceritakan Detik-detik Mengerikan Longsor di Parigi Moutong

NUSANTARA
9 Kendaraan Tertimbun Tanah Longsor di Jalan Trans Sulawesi

9 Kendaraan Tertimbun Tanah Longsor di Jalan Trans Sulawesi

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon