Ustaz Rudapaksa 10 Santriwati, Ponpes di Purwakarta Dirusak Massa
Sabtu, 9 Desember 2023 | 19:06 WIB
Purwakarta, Beritasatu.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda di Desa Salem, Kecamatan Pondok Salam, Purwakarta, Jawa Barat, dirusak massa, Sabtu (9/12/2023). Aksi massa itu setelah seorang ustaz melakukan rudapaksa terhadap 10 santriwati.
Tidak kurang dari 10 santri perempuan, mulai dari kelas 4 sekolah dasar (SD) hingga kelas 3 sekolah menengah pertama (SMP), menjadi korban tindakan keji sang ustaz. Ustaz tersebut melarikan diri karena takut akan kemarahan warga, yang sebagian besar kerabat korban.
Ketika polisi tiba di lokasi, mereka berusaha menenangkan warga yang marah terhadap pimpinan Ponpes Miftahul Huda, yang juga merupakan guru mengaji bernama Ustaz Opan karena perilaku tidak terpujinya.
Puluhan warga, yang sebagian besar adalah keluarga dan kerabat para korban, melakukan amukan dan merusak rumah beserta pondok pesantren milik Opan.
Sementara itu, santri laki-laki segera mengumpulkan barang-barang mereka dan memindahkannya dari pondok pesantren.
Menurut salah satu kerabat korban, warga merasa kesal terhadap perilaku tidak terpuji Ustaz Opan yang melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap 10 santri perempuannya.
Tindakan bejat ustaz tersebut sudah terjadi bertahun-tahun, dimulai sejak para santri duduk di bangku kelas 4 SD hingga saat ini.
"Peristiwa ini dimulai dari santri yang sering dipijit, kemudian diikuti oleh tindakan pencabulan. Korban mulai dari duduk di kelas 4 SD hingga kelas 3 SMP, sekitar sepuluh orang, semuanya perempuan. Pelaku melarikan diri, Ustaz Opan namanya, berusia sekitar 40-an," kata Cucu (45), kerabat korban.
Hingga saat ini, polisi masih mendata terhadap korban lain yang menjadi korban kekerasan seksual oleh Ustaz Opan. Kemungkinan jumlah korban akan terus bertambah karena sebagian dari mereka masih berada di sekolah.
Warga berharap agar pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang tidak terpuji.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




