Harga Beras Tinggi, Pedagang Ketoprak di Purwakarta Kelimpungan
Sabtu, 24 Februari 2024 | 11:58 WIB
Purwakarta, Beritasatu.com - Mahalnya harga beras di pasar membuat para pedagang makanan ketoprak di Purwakarta, Jawa Barat, kesulitan. Mereka juga terpaksa berurusan dengan kenaikan harga bahan lain, seperti cabai dan minyak goreng.
Meski demikian, mereka enggan menaikkan harga jual karena khawatir kehilangan pelanggan dan menghadapi risiko pendapatan yang berkurang.
Pedagang menyatakan harga beras yang terus naik mencapai Rp 17.000 per kilogram membuat kondisi usaha semakin sulit dan tidak menentu. Kenaikan harga cabai yang mencapai Rp 100.000 dan minyak goreng juga memperparah situasi.
Pedagang tetap mempertahankan harga ketoprak sebesar Rp 12.000 per porsi, meski pendapatan berkurang.
Mereka berharap agar harga bahan pokok, terutama beras, dapat turun dan stabil agar usaha mereka tidak semakin merugi.
"Ya inginnya sih harga beras turun, jadi dagangannya lancar. Ya harga tidak dinaikan, ditambah porsinya tetap, ya mengurangi pendapatan, tidak menentu sekarang mah, untuk harga jual tetap, soalnya para pelanggan takut tidak mau," kata pedagang ketoprak, Fani (44) kepada Beritasatu.com, Sabtu (24/2/2024).
Fani memastikan, tidak akan mengurangi porsi lontong karena takut dipermasalahkan para pelangganannya, meski harga beras tinggi.
Namun, dia mengaku, hal itu berpengaruh pada pendapatannya yang menurun walaupun tidak menentu.
"Ya, sekarang per liternya mencapai Rp 15.000, ya bagi pedagang memang sangat mahal, untungnya tidak ada, cuma untuk bolak-balik modal, ya inginnya normal lagi, soalnya bukan hanya beras yang naik, tetapi cabai juga pada naik," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




