ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Beras Premium Naik, Pedagang Menjerit Omzet Anjlok 30 Persen

Rabu, 23 Juli 2025 | 12:04 WIB
FA
DM
Penulis: Fahri Ali | Editor: DM
Harga beras di Pasar Tradisional Depok Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga ini memaksa banyak warga beralih dari beras premium ke beras medium demi menyesuaikan anggaran kebutuhan pokok.
Harga beras di Pasar Tradisional Depok Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga ini memaksa banyak warga beralih dari beras premium ke beras medium demi menyesuaikan anggaran kebutuhan pokok. (Beritasatu.com/Fahri Ali)

Depok, Beritasatu.com - Harga beras di Pasar Tradisional Depok Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga ini memaksa banyak warga beralih dari beras premium ke beras medium demi menyesuaikan anggaran kebutuhan pokok.

Beras premium yang sebelumnya dijual seharga Rp 180.000 per 10 kilogram, kini merangkak naik menjadi Rp 185.000 hingga Rp 190.000. Lonjakan harga ini dinilai memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah.

Agus, salah satu pedagang beras di pasar tersebut, mengungkapkan omzetnya turun drastis hingga 30%. Menurut dia, selain kenaikan harga, isu beras premium oplosan juga ikut memicu ketakutan masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Sejak ramai berita soal beras premium oplosan, banyak pelanggan ragu. Mereka lebih pilih beras medium atau bahkan belanja ke tempat lain," ujarnya.

Agus menduga penyebab kenaikan harga beras ini berasal dari cuaca ekstrem yang mengganggu hasil panen. Selain itu, keresahan masyarakat akibat pemberitaan beras premium oplosan yang marak belakangan ini.

Lina, pedagang lainnya, juga merasakan dampak yang sama. Ia mengaku kesulitan menjual beras karena konsumen menjadi lebih selektif dan sensitif terhadap harga.

"Banyak pelanggan pindah ke toko lain cari harga lebih murah. Penjualan jadi sepi," keluhnya.

Pedagang dan warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga beras di pasar. Jika dibiarkan berlarut, kondisi ini dikhawatirkan akan semakin membebani masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Satgas Pangan Bawa Kasus Beras Premium Oplosan ke Pengadilan

Satgas Pangan Bawa Kasus Beras Premium Oplosan ke Pengadilan

NASIONAL
Menteri Pertanian: Mafia Pangan Tidak Boleh Menang!

Menteri Pertanian: Mafia Pangan Tidak Boleh Menang!

NASIONAL
Satgas Pangan Polri Ungkap Modus 28 Tersangka pada Kasus Beras

Satgas Pangan Polri Ungkap Modus 28 Tersangka pada Kasus Beras

NASIONAL
Kasus Beras Tak Sesuai Standar Mutu, Polri Tetapkan 28 Tersangka

Kasus Beras Tak Sesuai Standar Mutu, Polri Tetapkan 28 Tersangka

NASIONAL
Omzet Pemasok Beras Turun 50 Persen karena Isu Oplosan

Omzet Pemasok Beras Turun 50 Persen karena Isu Oplosan

JAWA BARAT
Beras Premium Langka di Balikpapan, Warga Diimbau Tak Panic Buying

Beras Premium Langka di Balikpapan, Warga Diimbau Tak Panic Buying

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon