Klarifikasi Rafael Nadal yang Disebut Bakal Jadi Presiden Real Madrid
Kamis, 14 Mei 2026 | 20:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Legenda tenis dunia Rafael Nadal membantah rumor menyebut dirinya akan maju sebagai calon presiden Real Madrid. Klarifikasi itu disampaikan setelah Presiden Real Madrid Florentino Perez mengumumkan rencana pemilihan baru di klub raksasa Spanyol tersebut.
Rafael Nadal menegaskan dirinya tidak terlibat dalam pencalonan presiden klub berjuluk Los Blancos itu.
“Saya telah membaca laporan yang menghubungkan saya sebagai kandidat yang mungkin untuk kepresidenan Real Madrid. Saya ingin mengklarifikasi bahwa laporan ini tidak benar,” kata Rafael Nadal, Rabu (14/5/2026).
Ia kembali memberikan penjelasan terkait rumor tersebut. Ia mengaku ingin menghentikan spekulasi sejak awal agar tidak berkembang lebih jauh.
“Kemarin saya ingin menghentikan spekulasi sejak awal. Saya melihat bahwa saya dikaitkan dengan pencalonan Enrique Riquelme. Saya mengerti bahwa itu masuk akal dan orang-orang dapat berspekulasi, tetapi saya sangat menghormati Florentino dan semua yang telah dia lakukan,” ujarnya.
Mantan petenis peringkat satu dunia itu menegaskan dirinya belum fokus memasuki dunia manajemen sepak bola. Meski dikenal sebagai penggemar berat Real Madrid, Nadal menyebut sepak bola merupakan dunia yang berbeda dari karier yang selama ini dijalaninya.
“Saya suka sepak bola, saya bersemangat tentang hal itu, saya penggemar Madrid dan penggemar Mallorca. Namun, sepak bola adalah dunia yang berbeda dan saya tidak fokus pada hal itu saat ini,” katanya.
Rafael Nadal menyinggung situasi Real Madrid yang dinilainya sedang tidak baik, setelah gagal mempertahankan dominasi di kompetisi domestik musim ini.
“Kami harus mengakui bahwa hal-hal di Madrid tidak berjalan dengan baik. Ini adalah olahraga, ada kesalahan dan tidak ada yang salah dengan mengakuinya,” tambahnya.
Sebelumnya, Rafael Nadal memang pernah mengaku tertarik menjadi presiden Real Madrid. Dalam wawancara dengan Movistar pada 2023, peraih 22 gelar Grand Slam itu mengatakan dirinya terbuka dengan kemungkinan tersebut di masa depan.
“Apakah saya ingin menjadi presiden? Saya pikir begitu. Tetapi ada banyak hal yang harus dipertimbangkan,” katanya kala itu.
Sementara itu, Florentino Perez mengumumkan pemilihan presiden baru meski baru kembali terpilih tanpa lawan pada Januari 2025. Dalam konferensi pers, Perez juga menanggapi kritik yang diarahkan kepadanya terkait kondisi klub musim ini.
“Saya mengundang siapa saja yang ingin mencalonkan diri untuk pemilihan untuk melakukannya. Saya berdiri untuk membela kepentingan anggota Real Madrid,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinan Perez, Real Madrid telah meraih 37 trofi sepak bola dan 29 gelar bola basket. Namun, musim ini klub menghadapi tekanan setelah gagal bersaing dengan Barcelona dalam perebutan gelar LaLiga.
Selain performa di lapangan, Real Madrid juga diterpa isu internal, termasuk perselisihan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dalam sesi latihan klub.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




