ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Iduladha, Harga Sapi dan Domba di Sleman Melonjak

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:03 WIB
OW
DM
Penulis: Olena Wibisana | Editor: DM
Harga hewan kurban sapi dan domba di Pasar Hewan Ambarketawang, Sleman, naik jelang Iduladha akibat tingginya permintaan dan stok terbatas.
Harga hewan kurban sapi dan domba di Pasar Hewan Ambarketawang, Sleman, naik jelang Iduladha akibat tingginya permintaan dan stok terbatas. (Beritasatu.com/Olena Wibisana)

Sleman, Beritasatu.com - Menjelang hari raya Iduladha 2026, aktivitas jual beli hewan kurban di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta mulai ramai dipadati pedagang dan pembeli.

Tak hanya sapi, para pedagang domba juga terus menawarkan hewan kurban kepada masyarakat yang mulai berburu hewan untuk Iduladha. Sejak beberapa hari terakhir, harga hewan kurban di pasar tersebut terus mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk hewan kurban jenis sapi, harga yang sebelumnya berkisar Rp 18 juta hingga Rp 20 juta per ekor kini naik menjadi sekitar Rp 22 juta hingga Rp 23 juta per ekor, tergantung ukuran dan kondisi hewan.

ADVERTISEMENT

Kenaikan juga terjadi pada hewan kurban jenis domba. Jika sebelumnya dijual dengan harga Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per ekor, kini harganya naik sekitar Rp 500.000 menjadi Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta per ekor.

Meski harga hewan kurban mengalami kenaikan, kondisi tersebut belum tentu meningkatkan keuntungan pedagang. Sejumlah pedagang mengaku penjualan justru cenderung sepi dibandingkan tahun sebelumnya. “Pembelinya tidak banyak, lebih sepi. Semoga pemerintah menstabilkan harga dan peternak berhasil,” ujar Sasongko, Kamis (14/5/2026).

Hewan kurban yang dijual di Pasar Hewan Ambarketawang tidak hanya berasal dari peternak lokal Yogyakarta, tetapi juga didatangkan dari sejumlah daerah di Jawa Tengah hingga Madura.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Hewan Ambarketawang, Yudha Andi Nugroho, mengatakan kenaikan harga dipengaruhi tingginya permintaan menjelang Iduladha dan stok hewan yang belum stabil.

“Kalau harga dibandingkan dengan hari biasa dan tahun kemarin memang ada kenaikan. Stok juga belum stabil, walaupun hewan dari luar daerah masuk, tetapi seiring permintaan tinggi sehingga harga naik,” ungkapnya.

Yudha memastikan seluruh hewan kurban yang masuk dan keluar pasar tetap menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi hewan layak dijual kepada masyarakat. “Kita juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sapi-sapi yang akan masuk ke sini,” tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Daya Beli Lesu, Penjualan Sapi Kurban di Purwakarta Turun 30 Persen

Daya Beli Lesu, Penjualan Sapi Kurban di Purwakarta Turun 30 Persen

JAWA BARAT
Mendalami Makna Ibadah Kurban, Menyambut Iduladha Penuh Berkah

Mendalami Makna Ibadah Kurban, Menyambut Iduladha Penuh Berkah

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon