AFC Denda Persib Rp 3,5 M dan Gelar 2 Laga Kandang Tanpa Penonton
Kamis, 14 Mei 2026 | 13:08 WIB
Bandung, Beritasatu.com – Persib Bandung mendapat sanksi berat dari Asian Football Confederation (AFC) akibat kerusuhan yang terjadi pada laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Februari 2026 lalu.
Berdasarkan rilis resmi AFC, Persib dijatuhi dua hukuman utama, yakni denda sebesar US$ 200.000 atau sekitar Rp 3,5 miliar serta larangan menggelar dua pertandingan kandang dengan penonton pada kompetisi AFC.
"Persib Bandung diperintahkan untuk membayar denda total sebesar US$ 200.000 yang harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini dikomunikasikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etika AFC," tulis AFC dalam pernyataannya, Rabu (13/5/2026).
Hukuman menggelar laga kandang tanpa penonton diberlakukan jika nantinya Persib tampil pada antarklub Asia pada level apa pun.
“Persib Bandung diperintahkan untuk memainkan dua (2) pertandingan dengan penutupan stadion penuh. Perintah ini berlaku untuk dua (2) pertandingan kandang Persib Bandung berikutnya yang dimainkan di wilayah Indonesia dalam kompetisi antarklub Asia.”
Selain hukuman tersebut, AFC juga memberikan masa percobaan selama dua tahun kepada Persib Bandung. Jika terjadi pelanggaran serupa dalam periode itu, AFC dapat menjatuhkan sanksi yang lebih berat.
AFC menyatakan Persib melanggar Pasal 64 dan 65 Regulasi Komite Disiplin dan Etik AFC serta Pasal 35 Regulasi Keselamatan dan Keamanan AFC. Dalam pertandingan tersebut, oknum suporter Persib diketahui menyalakan suar dan kembang api selama laga berlangsung.
Selain itu, terjadi pelemparan benda ke dalam lapangan dan aksi perusakan fasilitas stadion seperti kursi hingga papan iklan. Tak hanya itu, AFC juga mencatat adanya tindakan fisik serta ucapan kasar dan penghinaan yang dilakukan oknum suporter terhadap tim lawan maupun perangkat pertandingan.
AFC turut menilai Persib sebagai tuan rumah gagal memastikan area stadion tetap aman dan bebas hambatan. Penonton disebut menghalangi lorong, tangga, hingga jalur evakuasi darurat selama pertandingan berlangsung sehingga berpotensi membahayakan keselamatan penonton.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




