Xi Jinping Tegur Trump Soal Ancaman Konflik karena Isu Taiwan
Kamis, 14 Mei 2026 | 14:47 WIB
Beijing, Beritasatu.com – Presiden China Xi Jinping terang-terangan memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait isu Taiwan. Peringatan tersebut diungkap Beijing dalam sesi pertama pertemuan bilateral selama dua hari antara Trump dan China Xi Jinping, pada Kamis (14/5/2026).
Menurut laporan kantor berita Xinhua, Xi Jinping menegaskan hubungan China dan AS dapat menghadapi bentrokan hingga konflik apabila persoalan Taiwan tidak ditangani dengan tepat.
“Masalah Taiwan adalah isu terpenting dalam hubungan antara China dan AS. Jika ditangani dengan benar, hubungan bilateral akan menikmati stabilitas secara keseluruhan. Jika tidak, kedua negara akan mengalami bentrokan dan bahkan konflik yang akan membahayakan seluruh hubungan,” kata Xi Jinping dikutip dari TRT World, Kamis (14/5/2026).
Orang nomor satu di China itu juga menegaskan perdamaian di Selat Taiwan tidak dapat berjalan berdampingan dengan konsep kemerdekaan Taiwan.
“Menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan adalah kesamaan terbesar antara kedua negara,” tegasnya.
Peringatan tersebut muncul di tengah rencana Washington mempertimbangkan paket penjualan senjata senilai US$ 14 miliar untuk Taiwan. Meski telah memperoleh persetujuan Kongres AS, Trump hingga kini belum memberikan persetujuan resmi terhadap paket tersebut. Beijing sendiri berulang kali menyatakan penolakan keras terhadap rencana penjualan senjata AS ke Taiwan.
Menurut laporan The New York Times, sekelompok senator di AS telah mendesak Trump segera melanjutkan paket bantuan senjata untuk Taiwan yang disebut tertahan selama berbulan-bulan di Departemen Luar Negeri AS.
Sebagai pemasok utama persenjataan Taiwan, Washington sebelumnya juga telah menyetujui penjualan senjata senilai US$ 11 miliar pada 2025. Keputusan ini sempat memicu protes keras dari pemerintah China.
China menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dan harus kembali berada di bawah kendali Beijing. Sementara itu, Taipei sendiri bersikeras telah merdeka sejak 1949.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




