Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Pertemuan Trump dan Xi Jinping
Kamis, 14 Mei 2026 | 17:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga emas dunia cenderung stabil pada perdagangan Kamis (14/5/2026), di tengah perhatian investor terhadap pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Pasar juga masih mencerna lonjakan inflasi AS yang dipicu kenaikan harga energi akibat perang Iran.
Berdasarkan data Reuters, harga emas spot naik tipis 0,1% menjadi US$ 4.689,79 per ons troi pada pukul 16.31 WIB. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni 2026 turun 0,2% menjadi US$ 4.696,20 per ons troi.
Pertemuan Trump dan Xi berlangsung selama dua hari dan menjadi perhatian pelaku pasar global. Dalam pembukaan pertemuan tersebut, Xi Jinping mengatakan pembicaraan perdagangan antara kedua negara menunjukkan kemajuan. Namun, ia memperingatkan bahwa perbedaan pandangan terkait Taiwan dapat merusak hubungan kedua negara bahkan memicu konflik.
“Emas bergerak di kisaran US$ 4.700 karena pasar masih mencerna data inflasi AS. Sangat jelas bahwa saat ini pasar sedang berada dalam fase konsolidasi,” ujar analis Swissquote Carlo Alberto De Casa.
Data ekonomi AS yang dirilis Rabu (13/5/2026) menunjukkan indeks harga produsen (PPI) mencatat kenaikan terbesar dalam empat tahun terakhir pada April 2026. Sehari sebelumnya, data inflasi konsumen AS juga menunjukkan kenaikan tahunan terbesar dalam tiga tahun terakhir.
Lonjakan inflasi tersebut membuat pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) tahun ini. Berdasarkan alat FedWatch milik CME Group, pasar bahkan memperkirakan peluang 29% kenaikan suku bunga pada Desember mendatang.
Di sisi lain, Senat AS menyetujui Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve. Penunjukan ini dilakukan saat bank sentral AS menghadapi tekanan inflasi yang dapat menyulitkan upaya penurunan suku bunga seperti yang diinginkan Trump.
Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya menekan daya tarik logam mulia tersebut karena emas tidak memberikan imbal hasil.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot turun 1,1% menjadi US$ 87 per ons troi. Platinum melemah 0,9% ke level US$ 2.117,35 per ons troi, sedangkan paladium turun 1,3% menjadi US$ 1.480,56 per ons troi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026
1
B-FILES
DPR: Putusan MK Soal IKN Wajib Dipatuhi




