ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Film Horor Dosa: Penebusan atau Pengampunan dan Teror Horor Psikologis

Kamis, 14 Mei 2026 | 20:14 WIB
CF
RA
Penulis: Chairul Fikri | Editor: RP
Film Horor Dosa: Penebusan atau Pengampunan.
Film Horor Dosa: Penebusan atau Pengampunan. (HAS Picture)

Jakarta, Beritasatu.com – Film horor thriller terbaru berjudul Dosa: Penebusan atau Pengampunan siap meneror penonton Indonesia mulai 11 Juni 2026. Diproduksi HAS Picture dan HAS Creative, film ini memadukan drama keluarga, horor psikologis, hingga teror penuh darah dalam balutan misteri kelam tentang dosa masa lalu.

Melalui trailer film ditampilkan atmosfer mencekam yang menjadi kekuatan utama film garapan sutradara Sondang Pratama itu. Trailer dibuka dengan konflik rumah tangga yang dekat dengan kehidupan masyarakat, yakni hubungan panas antara mertua dan menantu. Namun, perlahan cerita berkembang menjadi mimpi buruk penuh ketegangan dan teror supranatural.

Film ini diproduseri Reza Aditya dengan sentuhan thriller psikologis yang kuat. Sondang Pratama mengungkapkan alasan memilih konflik keluarga sebagai pintu masuk cerita sebelum membawa penonton ke lapisan horor yang lebih dalam.

ADVERTISEMENT

“Itu sebabnya trailer ini dibuka dengan drama yang sangat familiar di masyarakat, antara mertua dan menantu. Karena secara psikologis konflik itu mudah dipahami penonton,” ujar Sondang saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Nuansa emosional yang dibangun sejak awal menjadi fondasi penting sebelum film memasuki babak teror berdarah yang intens. Konflik batin para karakter juga menjadi elemen utama yang memperkuat atmosfer mencekam sepanjang cerita.

Dosa: Penebusan atau Pengampunan dibintangi Ratu Sofya, Riza Irsyadillah, Revaldo Fifaldi Surya Permana, Jennifer Eve, hingga Dominique Sanda. Deretan pemain tersebut dipercaya mampu menghidupkan karakter dengan emosi yang kompleks di tengah situasi penuh ketakutan.

Menariknya, film ini juga melibatkan Irish Bella sebagai eksekutif produser. Kehadiran Irish di balik layar diharapkan membuat film ini tidak hanya menawarkan adegan horor penuh darah, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang kesalahan manusia dan konsekuensi yang harus ditanggung.

“Saya berharap Dosa bisa membawa penonton merenungi dosa apa yang dilakukan dan bagaimana dampaknya. Karena setiap manusia tidak bisa luput dari dosa,” ujar Irish Bella selaku produser eksekutif HAS Production.

Film ini mengisahkan pasangan suami istri, Bima yang diperankan Riza Irsyadillah dan Ersya yang dimainkan Ratu Sofya. Keduanya nekat melakukan perjalanan ke luar kota meski telah diperingatkan oleh ibu Bima, Nungki, yang diperankan Dominique Sanda. Nungki memiliki firasat buruk dan berusaha melarang keberangkatan mereka.

Namun, Ersya justru mencekoki Nungki dengan obat tidur demi melancarkan rencana perjalanan tersebut. Keputusan itu menjadi awal petaka besar yang mengubah hidup mereka.

Dalam perjalanan, mobil yang ditumpangi Bima dan Ersya mengalami kecelakaan hebat di wilayah perbukitan setelah berpapasan dengan truk ugal-ugalan yang dikendarai Nanang, diperankan Revaldo.

Kecelakaan itu membuat keduanya terluka parah dan terdampar di sebuah hotel tua misterius yang dijaga resepsionis dingin bernama Sheren, diperankan Jennifer Eve. Bukannya menemukan pertolongan, Bima dan Ersya justru masuk ke dalam lingkaran teror yang semakin mengerikan.

Di hotel tersebut, mereka kembali bertemu dengan Nanang. Sejak saat itu, berbagai penampakan menyeramkan mulai menghantui mereka. Pesan-pesan misterius pun bermunculan dan perlahan mengarah pada dosa masa lalu yang selama ini tersembunyi.

Batas antara realitas dan mimpi buruk semakin kabur. Bima berusaha menyelamatkan Ersya dari siksaan sosok algojo tak kasatmata yang terus mengintai mereka. Namun, semakin jauh mereka mencari jalan keluar, hubungan antara kecelakaan, hotel tua, dan rahasia kelam masa lalu justru semakin jelas terungkap.

Dengan balutan horor psikologis yang intens, konflik emosional keluarga, serta misteri penuh teka-teki, Dosa: Penebusan atau Pengampunan diprediksi menjadi salah satu film horor Indonesia yang mencuri perhatian pada pertengahan 2026.

Film ini juga menawarkan pengalaman menonton yang tidak sekadar menakutkan, tetapi mengajak penonton menyelami rasa bersalah, penyesalan, dan konsekuensi dari dosa yang terus menghantui manusia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon