Baru Terbentuk, Relawan Nasional Lawan Covid-19 Langsung Bergerak
Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Baru beberapa hari terbentuk pasca menggelar rapat akbar virtual melalui Zoom Meeting yang menghasilkan kepengurusan, Relawan Nasional Lawan Covid-19 langsung terjun "berperang" melawan Covid-19. Organisasi yang baru lahir dalam hitungan hari ini sudah membuat gebrakan dengan melakukan langkah kongkret memerangi dan membasmi pandemi Covid-19.
"Upaya perang terhadap Covid-19 sudah dimulai sejak Relawan Nasional dideklarasikan, dan hari ini kita melakukan perang gerilya dengan menggunakan senjata pembasmi bernama Corona Buster, yang mengambil tema dengan tagar, #IndonesiaFightBack. Ini adalah sebuah langkah kongkret kita turun gunung, keluar dari rumah mengambil resiko besar terpapar dan masuk ke kantong-kantong pemukiman warga zona merah, untuk membasmi pandemi Covid-19, dengan alat Corona Busterini," jelas Kris Budihardjo Ketua Umum Relawan Nasional, Sabtu (17/7/2021).
Relawan Nasional Covid-19 melakukan upaya penguapan pada hari ini di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat yaitu di RT 01,02,03 dan 04 RW 05, Kebon Kosong, Kemayoran.
Menurut Kris, perang terhadap Covid-19 ini harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat khususnya semua anggota relawan nasional secara masif, dan terstruktur. Guna membangun gerakan inspirasi kemanusiaan kesadaran masyarakat bahwa bersama rakyat menjadi garda terdepan melawan Covid-19 sehingga dapat menekan klaster-klaster yang muncul di berbagai daerah. Gerakan Relawan Nasional Lawan Covid-19 ini terbentuk karena rasa kepedulian terhadap sesama membentuk solidaritas kemanusiaan guna mengakhiri pandemi Covid-19.
Koordinator Litbang Relawan Nasional Perang Melawan Covid 19 Sandi Chandra mengungkapkan bahwa alat Corona Buster ini sudah sempurna dan siap diproduksi secara massal. Alat tersebut akan diedarkan kepada seluruh Relawan Nasional di setiap provinsi sampai tingkat kabupaten/kota, dengan syarat alat ini tidak boleh diproduksi pabrikan, dan harus diproduksi oleh UMKM dan UKM yang saat ini di ambang gulung tikar akibat pandemi.
Ini adalah bentuk sinergitas Relawan Nasional dalam mengatasi persoalan pandemi Covid-19dalam semua aspek, termasuk lini pemulihan ekonomi nasional.
"Tentu alat ini tidak bisa diproduksi sembarangan, sehingga dibutuhkan pelatihan yang akan kita lakukan secara terpadu kepada semua UKM dan UMKM di seluruh Indonesia, karena hal tersebut, kita berharap mendapat support dan regulasi yang berpihak dari pemerintah. Karena alat yang kita produksi ini, secara kongkret akan menggerakkan perekonomian masyarakat diseluruh Nusantara," tegas Sandi Chandra, yang juga selaku Konsultan ISO 45005 terkait menagemen penangangan Covid-19 dengan metode nano.
Relawan Nasional Lawan Covid-19 juga melakukan pengasapan di Istora Senayan, tempat penyelenggaraan vaksinasi massal nasional.
Relawan Nasional juga telah menerima bantuan beras 2 ton, yang digunakan untuk persiapan dapur umum untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19. Sementara itu di Kabupaten Kuningan, Relawan Nasional bersama TNI dan Bupati Kuningan, sudah bergerak secara kongkret menyiapkan dapur umum yang diiperuntukkan bagi masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri dan masyarakat yang juga dirawat di rumah sakit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




