Mobil Pintar Picu Revolusi Industri Otomotif

Rabu, 15 Juni 2016 | 19:48 WIB
HK
B
Penulis: Harso Kurniawan | Editor: B1
Ilustrasi connected car
Ilustrasi connected car (Youtube )

Jakarta - Mobil masa depan dengan sistem swakemudi dan terhubung dengan jaringan internet (connected car) atau atau mobil pintar bakal merevolusi pengalaman berkendara sekaligus industri otomotif global. Demikian hasil hasil studi perusahaan konsultan strategi bisnis global, Ipsos Business Consulting.

Saat ini, industri otomotif berada di ambang transformasi radikal, yang akan menghadirkan connected car sebagai sebuah perangkat komputasi tercanggih yang dapat dimiliki oleh setiap orang. "Kemungkinan perluasan rekayasa bisnis yang dihadapi oleh para produsen otomotif harus benar-benar dianggap serius dan tidak dapat diremehkan sama sekali," ujar Country Head Ipsos Business Consulting Korea Per-Henrik Karlsson, Rabu (15/6).

Per-Henrik mengatakan, produsen otomotif dituntut bertransformasi menjadi perusahaan-perusahaan analisis data. Sebab, di masa depan yang tidak lama lagi, mobil berubah peran menjadi perangkat mobile, layaknya tablet atau smartphone yang sekarang dimiliki banyak orang. "Tantangannya amat besar dan ada kemungkinan sejumlah perusahaan otomotif papan atas saat ini tergerus menjadi kecil atau hilang sama sekali karena gagal bertransformasi," tegas dia.

Head Ipsos Business Consulting Eropa Lynn Morgan menambahkan, kehadiran connected car, connected healthcare, dan the internet of things (barang-barang fisik yang memiliki kemampuan berbasis internet) menandai berakhirnya sejumlah teknologi dan temuan besar yang selama ini telah menjadi bagian kehidupan masyarakat sejak zaman revolusi industri.

Dia menilai, kaum industriawan belum pernah mengalami perubahan tranformasional sebesar ini di masa lalu. Saat ini, dapat dilihat para produsen besar tradisional membentuk kerja sama dengan perusahaan-perusahaan data, peritel, dan pengembang aplikasi. Beberapa dari mereka bahkan membeli perusahaan-perusahaan teknologi sebagai bagian dari strategi mereka untuk bersiap menghadapi perubahan.

"Semua hal ini akan terasa menyenangkan bagi konsumen yang bersiap menjadi saksi pengembangan-pengembangan teknologis dalam skala besar atau temuan-temuan teknologi yang selama ini hanya dikenal di dunia sains fiksi,"

Head Ipsos Business Consulting Indonesia Douglas Cassidy menuturkan, tahap berikutnya dari revolusi teknologi ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia. Peluang-peluang yang ada memperlihatkan kemungkinan negeri ini mampu melakukan lompatan transformasional menuju dunia efisiensi di berbagai bidang, seperti manajemen transportasi. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon