ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bayi di Pengungsian Tapteng Terancam Kelaparan Akibat Minim Susu

Jumat, 5 Desember 2025 | 21:44 WIB
PS
AD
Penulis: Panji Satrio | Editor: AD
Bayi empat bulan yang kini diasuh neneknya, Intan Pasaribu, mengalami demam dan rewel akibat kelaparan di posko pengungsian. Intan mengaku kesulitan mendapatkan susu formula dan berharap bantuan segera datang.
Bayi empat bulan yang kini diasuh neneknya, Intan Pasaribu, mengalami demam dan rewel akibat kelaparan di posko pengungsian. Intan mengaku kesulitan mendapatkan susu formula dan berharap bantuan segera datang. (Beritasatu.com/Panji Satrio)

Tapanuli Tengah, Beritasatu.com - Sejumlah bayi dan balita di posko pengungsian GOR Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, terancam kelaparan akibat minimnya pasokan susu formula. Ketiadaan susu membuat sebagian bayi, termasuk yang tidak lagi memiliki orang tua, terpaksa hanya mengonsumsi air putih.

Ratusan warga terdampak banjir bandang dan longsor masih bertahan di pengungsian tersebut. Para orang tua, khususnya para ibu, mengeluhkan keterbatasan susu bayi dan balita yang hingga kini belum tersedia di posko.

Informasi yang dihimpun Beritasatu.com menunjukkan bahwa sudah lebih dari satu pekan sejak banjir bandang melanda wilayah itu, bantuan susu formula untuk anak belum juga tiba.

ADVERTISEMENT

Kondisi paling memprihatinkan dialami seorang bayi berusia empat bulan yang kini terpaksa diberi air putih karena ibunya meninggal dunia tak lama setelah melahirkan.

Bayi tersebut kini diasuh oleh neneknya, Intan Pasaribu. Saat ditemui di posko kesehatan, Intan mengatakan cucunya mengalami demam dan terus rewel karena kelaparan. Ia kesulitan mendapatkan susu formula dan berharap adanya bantuan segera.

“Belum ada dapat bantuan susu. Jadi air putih saya kasih, enggak ada susu. Ini demam dia, rewel mungkin kelaparan dia ini,” ujar Intan, Jumat (5/12/2025).

Intan berharap pemerintah segera menyalurkan susu formula bagi bayi dan balita di pengungsian. Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang sudah diterima, seperti makanan, selimut, dan obat-obatan. Namun, ia menegaskan bahwa kebutuhan susu anak merupakan hal mendesak yang belum terpenuhi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

NUSANTARA
Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

NUSANTARA
BNPB Minta Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Rampung dalam 5 Hari

BNPB Minta Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Rampung dalam 5 Hari

NASIONAL
Pembangunan 28.972 Huntap Korban Banjir Aceh, Sumut-Sumbar Dipercepat

Pembangunan 28.972 Huntap Korban Banjir Aceh, Sumut-Sumbar Dipercepat

NASIONAL
Aceh Terima 9.500 Paket Bantuan Banjir dari Relawan China dan Malaysia

Aceh Terima 9.500 Paket Bantuan Banjir dari Relawan China dan Malaysia

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon