Indra Sjafri Nilai Penampilan Timnas U-22 Belum Sebaik Uji Coba

Senin, 18 Februari 2019 | 20:25 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (kedua kanan) memberikan intruksi kepada pemain saat sesi latihan di Lapangan Madya, Komplek SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).Timnas U-22 yang terdiri dari 38 pemain hasil seleksi menjalani pemusatan latihan untuk persiapan Piala AFF U-22 di Kamboja, Kualifikasi AFC U-23 di Vietnam, dan Sea Games 2019 di Filipina.
Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (kedua kanan) memberikan intruksi kepada pemain saat sesi latihan di Lapangan Madya, Komplek SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).Timnas U-22 yang terdiri dari 38 pemain hasil seleksi menjalani pemusatan latihan untuk persiapan Piala AFF U-22 di Kamboja, Kualifikasi AFC U-23 di Vietnam, dan Sea Games 2019 di Filipina. (ANTARA FOTO/Putra Haryo Kurniawan)

Phnom Penh, Beritasatu.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri menilai penampilan para pemainnya saat ditahan imbang Myanmar 1-1 dalam pertandingan pertama penyisihan Grup B Piala AFF U-22 belum sebaik di tiga laga uji coba.

"Pertandingan pertama yang kami prediksi akan selalu sulit," ujar Indra dalam jumpa pers purnalaga di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin (18/2/2019).

Ia mengatakan gol yang dilesakkan sayap kanan Myanmar Myat Kaung Khant seharusnya tidak terjadi.

"Itu kesalahan dari pemain kita. Setelah itu pelan-pelan kita mulai membaik, tapi belum seperti dalam tiga laga uji coba di Indonesia," kata Indra.

Padahal, hasil tersebut tidak jauh berbeda dibandingkan tiga laga uji coba yang semuanya juga berakhir imbang, yakni 2-2 kontra Bhayangkara FC, 1-1 melawan Arema FC, dan 1-1 menghadapi Madura United.

Indra juga mengaku tidak mau menjadikan kondisi permukaan lapangan yang tak cukup baik sebagai alasan, namun tetap tak bisa menghindarkan diri untuk mengeluhkan situasi tersebut.

"Myanmar juga pakai lapangan yang sama. Itu bukan alasan," katanya "Tapi mungkin adaptasi lapangan memang jadi soal, bukan kami saja yang mengeluh, tim lain juga mengeluhkan hal yang sama," ujar Indra menambahkan.

Di sisi lain, ia juga menyebut dua pergantian pemain yang terpaksa dilakukan lantaran cedera yang dialami Witan Sulaiman dan Samuel Christianson Simanjuntak cukup mengganggu penerapan skema permainan yang direncanakan.

"Tentu mengganggu, pergantian pemain seharusnya strategis," ujarnya.

Akibat itu pula, Indra kehabisan kesempatan untuk melakukan strategi khasnya ketika berada dalam kondisi tertekan lewat memasukkan supersub andalannya, Todd Rivaldo Ferre, lantaran tiga slot pergantian telah dilakukan.

Billy Paji Keraf masuk menggantikan Witan dan Firza Andika untuk Samuel, sedangkan di babak pertama Indra sudah lebih dulu menarik keluar Hanif Sjahbandi untuk memasukkan Muhammad Rafi Syarahil.

"Billy lebih cocok, karena kami butuh posisi 10 bukan tujuh atau 11," kata Indra.

Indra kini memiliki tugas berat untuk meraih hasil lebih positif saat melakoni laga kedua melawan Malaysia pada Rabu (20/2) pukul 15.30 WIB.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Indra Sjafri Tegaskan Ruang Ganti Timnas U-22 Tetap Solid

Indra Sjafri Tegaskan Ruang Ganti Timnas U-22 Tetap Solid

SPORT
Derita Garuda Muda dan Noda Indra Sjafri di Thailand

Derita Garuda Muda dan Noda Indra Sjafri di Thailand

SPORT
Towel Desak Amali Bertanggung Jawab atas Gagalnya Timnas U-22

Towel Desak Amali Bertanggung Jawab atas Gagalnya Timnas U-22

SPORT
Timnas U-22 Gagal di SEA Games, Waketum PSSI: Kenyataan Harus Diterima

Timnas U-22 Gagal di SEA Games, Waketum PSSI: Kenyataan Harus Diterima

SPORT
Kekalahan Malaysia dari Vietnam Hidupkan Asa Timnas Indonesia U-22

Kekalahan Malaysia dari Vietnam Hidupkan Asa Timnas Indonesia U-22

SPORT
Indra Sjafri Sudah Kantongi Cara Timnas U-22 Jinakkan Filipina

Indra Sjafri Sudah Kantongi Cara Timnas U-22 Jinakkan Filipina

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon