Derita Garuda Muda dan Noda Indra Sjafri di Thailand
Sabtu, 13 Desember 2025 | 16:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pil pahit harus ditelan Timnas Indonesia U-22 asuuhsn Indra Sjafri setelah tersingkir pada babak grup di SEA Games 2025. Sebagai juara bertahan Indonesia tersingkir setelah finis sebagai runner up grup C dengan tiga poin. Di atas kertas sebenarnya Garuda Muda diprediksi bakal melenggang mudah ke semifinal karena berada di grup mudah bersama Filipina dan Myanmar.
Namun, sepak bola bukanlah matematika. Indonesia yang tampil dominan justru dikalahkan Filipina 0-1 pada laga pembuka. Kekalahan ini sangat mengejutkan mengingat Indonesia memiliki catatan bagus melawan Filipina.Wajar jika kemudian semua pemain begitu terpukul dengan kekalahan ini, termasuk luapan kemarahan kapten Ivan Jenner yang membanting botol minuman ketika hendak masuk ke ruang ganti.

Kekalahan tersebut membuat peluang Indonesia lolos ke semifinal menjadi sangat tipis. Indonesia harus menang dengan selisih tiga gol melawan Myanmar pada laga kedua di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai. Kembali, meski di atas kertas Indonesia diunggulkan bisa menang besar tetapi kenyatannya tidak mudah.
Gawang Garuda malah kebobolan terlebih dahulu lewat gol Min Maw Oo. Skor 1-0 untuk keunggulan Myanmar bertahan sampai babak pertama berakhir.
Indonesia baru mampu menyamakan skor di pengujung pertandingan lewat gol Muhammad Ferrari pada menit ke-89 dan ditambah dua gol Jens Raven di masa injury time. Sialnya, wasit tidak memberikan kesempatan buat Indonesia mencetak gol ketiga guna memastikan lolos ke semifinal.
Belum juga tendangan sudut diambil, wasit meniup peluit panjang tanda berakhir laga.
FT. pic.twitter.com/sdZLKSEqfJ
— Timnas Indonesia (@TimnasIndonesia) December 12, 2025
"Pertama-tama, kita tidak lolos grup. Secara teknis, orang yang paling bertanggung jawab adalah saya,” kata Indra, melalui audio yang diberikan PSSI di Jakarta, Jumat (13/12/2025).
Kalah dari Malaysia
Kemenangan 3-1 atas Myanmar membu Indonesia finis di posisi runner up grup C dengan tiga poin.
Namun, skuad sepak bola Indonesia harus pulang leih cepat ke Tanah Air. Indonesia gagal melaju ke semifinal karena kalah gagal menjadi runner-up terbaik.
Indonesia kalah bersaing dengan Malaysia yang menjadi runner-up grup B. Malaysia berhak menjadi runner-up terbaik dengan selisih gol 4-3.
Dengan ini maka Indonesia gagal melewati babak grup untuk pertama kalinya setelah edisi 2009.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




