Demo Ojol di Area Istana, 1.632 Personel Gabungan Disiagakan
Senin, 21 Juli 2025 | 11:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 1.632 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi pengemudi ojek online (ojol) bertajuk “Aksi Kebangkitan Jilid II Transportasi Online Nasional 217” yang digelar di sekitar kawasan Istana Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (21/7/2025).
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com pada pukul 10.00 WIB, belum tampak kerumunan massa dari pengemudi ojol di lokasi. Namun, telah ada penyekatan jalan di Jalan Medan Merdeka Selatan. Aparat kepolisian juga terlihat berjaga dan mengatur lalu lintas di sekitar area aksi demo.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memastikan, semua personel pengamanan yang dikerahkan akan menjalankan tugasnya secara profesional. Ia mengimbau masyarakat menghindari lalu lintas di sekitaran Monas untuk mencegah kepadatan kendaraan.
Sementara itu, aksi unjuk yang dipimpin oleh Ketua Umum Gerakan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Raden Igun Wicaksono tersebut, rencananya akan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB. Diperkirakan sekitar sebanyak 50.000 pengemudi ojol akan ikut turun dalam demo hari ini.
Adapun lima tuntutan yang akan dibawa dalam demo ojol hari ini, sebagai berikut:
1. Meminta pemerintah untuk merancang UU Transportasi Online/Perppu
2. Pembagian pengemudi 90% dan aplikator 10%
3. Dorong pemerintah membuat aturan tarif antarbarang dan makanan
4. Meminta pihak aplikator untuk diaudit secara investigative
5. Meminta status driver menjadi reguler kembali dan menghapus aceng, slot, hub, multi order, dan pengkotak-kotakan lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




