ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wall Street Tak Bertenaga karena Prospek Kebijakan Moneter

Jumat, 23 Desember 2022 | 05:57 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (AFP/Bryan R Smith)

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street jatuh atau tak bertenaga pada perdagangan Kamis (22/12/2022) karena aksi jual akhir tahun karena investor menilai kekhawatiran prospek kebijakan moneter bank sentral dunia.

Dow Jones Industrial Average di Wall Street turun 348,99 poin, atau 1,05%, menjadi 33.027,49 setelah sempat ambles 803,05 poin di awal sesi. S&P 500 turun 1,45% menjadi 3.822,39. Sementara Nasdaq Composite turun 2,18% menjadi 10.476,12.

Penurunan di Wall Street setelah Dow Jones reli 526 poin pada Rabu (21/12/2022) menyusul pendapatan Nike dan FedEx
lebih baik dari perkiraan. Selain itu, data sentimen konsumen bulan Desember lebih kuat. Adapun S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing melonjak 1,49% dan 1,54%, pada Rabu.

Aksi jual saham Kamis karena investor tetap khawatir bahwa pengetatan moneter lebih lanjut dari bank sentral di seluruh dunia akan mendorong ekonomi ke dalam resesi. Saham teknologi memimpin pelemahan, dengan perusahaan semikonduktor seperti Lam Research dan Advanced Micro Devices turun masing-masing hampir 8,7% dan 5,6%.

ADVERTISEMENT

Sejauh ini di bulan Desember, Dow Jones turun 4,5%, S&P 500 turun 6,3% dan Nasdaq ambles 8,7%. Ketiga indeks kemungkinan tak mampu memecahkan rekor kenaikan beruntun 3 tahun dan membukukan kinerja tahunan terburuk sejak 2008.

Adapun saham Tesla turun hampir 8,9% setelah produsen mobil itu menawarkan diskon US$ 7.500 pada sejumlah modelnya, sehingga menambah kekhawatiran investor soal melambatnya permintaan mobil listrik.

CarMax turun sekitar 3,7% setelah peritel mobil bekas itu kehilangan keuntungan dan harapan pendapatan. Saham Micron Technology tergelincir 3,4% karena hasil kuartalan mengecewakan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

EKONOMI
Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon