ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rothschild Kalah Dalam Sidang Pencemaran Nama Baik VS Daily Mail

Kamis, 21 Maret 2013 | 13:37 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Nat Rothschild
Nat Rothschild (WireImage)

London - Miliarder asal Inggris Nathaniel Rothschild gagal dalam usahanya untuk membatalkan putusan persidangan Siberia flogger Daily Mail terhadap dirinya, di London, Rabu (20/3).

Pengadilan Tinggi, London menolak gugatan pencemaran nama baik yang dilayangkan Rothschild terhadap Daily Mail. Rothschild harus membayar biaya hukum lebih dari 1,3 juta Euro.

Upaya hukum Rothschild terjadi pada 2010, ketika Daily Mail menerbitkan cerita tentang perjalanan rahasia mantan menteri Tenaga Kerja dan Komisioner Perdagangan UE Lord Mandelson ke Moskow.

Dalam artikel tersebut disebutkan, pada Januari 2005, Komisaris Perdagangan Uni Eropa, Mandelson berangkat dari Swiss ke ibukota Rusia untuk menghadiri jamuan makan malam dengan taipan Rusia Oleg Deripaska terkait penjualan pabrik aluminium untuk perusahaan Alcoa Amerika senilai 500 juta Euro.

ADVERTISEMENT

Sebagai gambaran, Rothschild merupakan teman Deripaska sekaligus penasihat bisnis taipan asal Rusia tersebut. Dalam perjalanan tersebut, Mandelson terbang menggunakan pesawat Rothschild.

Artikel tersebut menuliskan bahwa perjalanan komisaris perdagangan UE tersebut memunculkan pertanyaan kemungkinan konflik kepentingan, mengingat Madelson berperan dalam menetapkan tarif impor aluminium ke Uni Eropa.

Meski dalam artikel tersebut lebih banyak menceritakan Mandelson dan Deripaska, namun keduanya tidak merasa dirugikan atas pemberitaan Daily Mail tersebut.

Sebaliknya, justru Rothschild yang menggugat atas tuduhan pencemaran nama baik, mengklaim bahwa cerita itu salah.

Rothschild berdalih, Mandelson tidak ke Moskow untuk makan malam dengan Alcoa, namun terbang ke seluruh negara Eropa. Padahal, dalam persidangan dinyatakan komisaris UE itu hadir di ruang makan hanya sebentar untuk menyapa Deripaska.

Pengadilan menyatakan, di Moskow, Mandelson melakukan makan malam yang diatur oleh Rothschild dan Deripaska, dengan menteri keuangan Rusia. Madelson diterbangkan 2.000 mil ke Siberia menggunakan kapal jet mewah bersama Rothschild dan Peter Munk, pendiri perusahaan emas terbesar dunia.

Sementara Hakim Tugendhat mengatakan, dalam proses pembuktian, jawaban Rothschild tidak sepenuhnya jujur.

Dia mengatakan, perilaku Rothschild memang membawa jabatan publik Lord Mandelson dan integritas komisi perdagangan UE tersebut ke dalam konflik kepentingan. Hal ini memunculkan kecurigaan bahwa Mandelson terlibat dalam diskusi yang tidak tepat dengan Deripaska soal aluminium.

Dalam keputusannya kemarin, Lord Justice Laws mengatakan bahwa makan malam Alcoa merupakan substansi dari artikel tersebut, dan perjalanan Siberia telah menjadi 'elemen penting' dalam sidang pencemaran nama baik.

Lord Laws mengatakan, Deripaska adalah miliarder yang berminat pada ekspor aluminium ke Uni Eropa. Dalam pertemuan itu, Rothschild memberi nasihat keuangan. Sementara Lord Mandelson adalah pejabat Uni Eropa dengan tanggung jawab yang menjadi perhatian untuk Deripaska dan Rusal.

Lord Laws menambahkan, berdasarkan pernyataan saksi kedua dan bukti, pemohon (Rothschild) mengetahui ketika ia mengundang Lord Mandelson bahwa Deripaska adalah tuan rumah di Siberia. Rotshchild juga mengetahui, tujuan utama perjalanan ini adalah kesepakatan bisnis usaha.

"Tapi dia (Rothschild) tidak memberitahu Lord Mandelson," kata Laws.

Dalam wawancara dengan BBC Oktober 2008, Mandelson tujuh kali ditanya, apakah ia telah membahas tarif aluminium dengan Deripaska. Saat itu dia menjawab tidak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon