Usulan Munaslub Kadin Tidak Mendapat Dukungan
Selasa, 9 April 2013 | 14:46 WIB
Jakarta - Usulan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang digagas oleh sejumlah anggota di Makassar pada 19 April 2013 mendatang, sepertinya tidak mendapatkan dukungan dari pengurus pusat Kadin Indonesia.
Wakil Ketua Umum (WKU) Kadin Indonesia, mengatakan pada intinya Kadin memiliki aturan dasar yang harus ditaati oleh seluruh anggotanya.
"Intinya di Kadin semua ada aturan dasar dan anggaran dasar, selama masih mengacu kepada anggaran dasar ya silahkan, kalau tidak ada ya berarti melanggar," kata Roslan P. Roeslani, anggota Kadin Indonesia Bidang Perbankan dan Finansial, di Jakarta, Selasa (9/4).
Namun demikian, Roslan tidak ingin berkomentar banyak terkait beberapa anggota yang akan hadir dalam Munaslub tersebut.
"Dari pihak kita, kita hanya ingin fokus mengembangkan program-program yang Kadin miliki saja, itu saja sudah sibuk," tukasnya.
Untuk diketahui, mayoritas instrumen Kadin Indonesia terdiri dari Dewan Penasihat, Dewan Pengurus, 24 Kadin Provinsi dan Asosiasi menyatakan menolak usulan Munaslub dan tetap mendukung kepemimpinan Ketua Umum Kadin Indonesia saat ini, Suryo Bambang Sulisto.
Untuk melaksanakan Munaslub Kadin Indonesia sendiri setidaknya memerlukan tiga hal yang dapat dijadikan dasar yaitu pelanggaran prinsip, penyelewengan keuangan dan tidak berfungsinya pengurus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




