ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Anggarkan Rp 450 Miliar, PIP Kembangkan Energi Terbarukan

Selasa, 10 September 2013 | 15:53 WIB
RP
WP
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: WBP
Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (nationalgeographic.co.id/Istimewa)

Jakarta - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) menyediakan dana hingga Rp 450 miliar dalam pengembangan energi baru terbarukan.

Dana tersebut akan meningkat di tahun depan dengan penambahan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala PIP Soritaon Siregar mengatakan pihaknya segera mengeluarkan dana untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 6 megawatt (MW) di daerah Bogor, Jawa Barat.

"Per mega watt biaya investasinya US$ 2 juta. Ini yang kita biayai karena PLTMH di bawah 10 MW wajib dibeli PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)," kata Soritaon ditemui usai acara workshop Pembiayaan Efisiensi Energi dan Energi Baru Terbarukan, di Jakarta, Selasa (10/9).

ADVERTISEMENT

Dalam evaluasi proposal yang diajukan investor dia menjelaskan, PIP dibantu oleh tiga konsultan yang terdiri dari bidang finansial, teknis serta hukum.

Adapun soal bunga pinjaman, Soritaon menuturkan, PIP mematok di bawah pasar. Hal ini lantaran pendanaan itu berasal dari pajak yang dibayar oleh masyarakat. "Kami berikan single (satu) digit," katanya menyebut bunga pinjaman itu.

Selain itu, Soritaon memaparkan kelebihan PIP dalam pembiayaan proyek yakni jatuh tempo pembayaran atau tenor tergantung dari masa pengembalian modal (break even point /BEP) para investor. Sedangkan presentase pinjaman di atas perbankan yakni 80% bagi para investor. "Tapi ingat, pencairan di kami lebih ketat. Setiap sen yang keluar dari PIP harus jadi fisik," tegasnya.

Soritaon mengharapkan para investor yang mengajukan proposal harus terlebih dahulu memiliki perjanjian jual beli listrik dengan PLN atau Purcahase Power Agreement (PPA). Dengan mengantongi PPA, maka proyek yang diajukan pendanaannya, secara teknis sudah layak sehingga memudahkan PIP dalam melakukan evaluasi.

Soritaon menjelaskan, dana yang disediakan PIP belum terserap sepenuhnya. Namun dia menegaskan alokasi yang disediakan PIP tidak akan berkurang lantaran tidak menggunakan mekanisme tahun anggaran.

"Makanya sekarang ini kami adakan acara untuk mengetahui kendala yang dihadapi para pengembang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Energi Baru Terbarukan PLN, Muhammad Sofyan mengatakan PLN hanya melakukan kajian kualifikasi, tidak menyentuh aspek finansial investor. Menurutnya evaluasi aspek finansial merupakan domain lembaga pendanaan. "Kalau PPA-nya bagus, pengembangnya bagus, sebenarnya proyek itu kan jadi jaminan," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bansos PKH-Sembako April 2026 Cair Cepat, Ini Jadwal dan Cara Ceknya

Bansos PKH-Sembako April 2026 Cair Cepat, Ini Jadwal dan Cara Ceknya

EKONOMI
Daftar Bansos Kemensos yang Cair April 2026, Simak Cara Ceknya

Daftar Bansos Kemensos yang Cair April 2026, Simak Cara Ceknya

EKONOMI
DPR Minta Pengawasan PIP Diperkuat untuk Cegah Pungli

DPR Minta Pengawasan PIP Diperkuat untuk Cegah Pungli

NASIONAL
Aktivasi Rekening PIP Diperpanjang, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima

Aktivasi Rekening PIP Diperpanjang, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima

NASIONAL
Asa Pendidikan Diberikan Adies Kadir lewat PIP-KIP

Asa Pendidikan Diberikan Adies Kadir lewat PIP-KIP

NASIONAL
Cara Cek PIP Desember 2025 lewat HP, Lengkap Syarat dan Pencairannya

Cara Cek PIP Desember 2025 lewat HP, Lengkap Syarat dan Pencairannya

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon