Mentan Ajak Investor Selandia Baru Bangun Peternakan
Senin, 18 November 2013 | 19:53 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia mengajak investor asal Selandia Baru untuk membangun peternakan sapi, khususnya sapi potong dan sapi perah di Indonesia. Menteri Pertanian Suswono mengatakan, selama ini sekitar 70 persen produk susu di dalam negeri diimpor dari Selandia baru.
"Oleh karena itu, kami berharap Selandia Baru tidak hanya mendirikan pabrik susu di Indonesia tapi juga membangun peternakan," ujar Mentan ketika menyampaikan hasil kunjungannya ke Selandia Baru 10-13 November 2013 di Jakarta, Senin (18/11).
Dalam pertemuannya dengan Menteri Perdagangan selandia Baru Trim Grose, pemerintah kedua negara sepakat untuk melakukan investasi di Indonesia.
Meskipun diakui tidak bisa memaksa kalangan swasta, lanjutnya, pemerintah selandia baru berjanji akan menjadi fasilitator yang baik.
Dalam pertemuan tersebut, tambah Suswono, terungkap juga bila produsen susu asal Selandia Baru, Fonterra Co-operative Limited bakal membangun pabrik susu di Karawang.
"Kami tidak berharap mereka hanya membangun pabrik pengolahan, tapi juga on farm di peternakan sapi potong misalnya. Sebab Selandia Baru merupakan pemimpin pasar di sapi potong sehingga sangat terbuka peluang itu," ujar dia.
Suswono menyatakan, harapan bisa membangun peternakan di Indonesia akan ditindaklanjuti dengan penyediaan lahan peternakan yang memang menjadi kebutuhan pada umumnya.
Mentan mengakui, Indonesia membutuhkan kerja sama dengan pihak lain untuk memenuhi kebutuhan susu maupun daging di pasar dalam negeri, sehingga dia berharap, pemerintah Selandia Baru juga bisa mengekspor sapi betina produktif hidup ke tanah air.
"Kebutuhan pangan kita akan daging semakin naik seiring dengan peningkatan pendapatan per kapita masyarakat. Karena kami ingin juga nambah populasi betina produktif hidup," katanya.
Pada kesempatan itu Mentan mengungkapkan pula kunjungannya ke fasilitas industri pemotongan dan teknologi pengolahan daging segar dan beku terbesar di Auckland dan Greenlea di Hamilton serta industri susu Fonterra Te Rapa Waikoto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




