Ikan Kaleng Sulut Laris di 28 Negara
Kamis, 19 Februari 2015 | 05:01 WIB
Manado- Komoditas perikanan laut, ikan kaleng, menjadi salah satu andalan Sulawesi Utara (Sulut) menyusul larisnya pemasaran ikan tersebut di 28 negara.
"Sebanyak 28 negara membeli ikan kaleng Sulut yang terkenal karena kualitas dan rasa khasnya," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Jenny Karouw di Manado, Kamis (19/2).
Menurut Jennu, ikan kaleng asal Sulut disukai karena telah teruji berdasarkan standar internasional dengan pengolahan yang sangat higienis.
Jenny mengatakan 28 negara tersebut yakni Jerman, Saudi Arabia, Inggris, Mesir, Yaman, Amerika Serikat,Yordania, Denmark,Italia, Kanada Republik Czech, Switzerland, Belanda, Australia, Jepang, Tiongkok, Fiji, Irlandia, Polandia, Thailand, Kuwait, Belgia, Estonia, Hungaria, Lithuania, Selandia Baru dan Malaysia.
Data 2014, ekspor ikan kaleng ke 28 negara tersebut sebanyak 18.865 ton dengan sumbangan devisa bagi negara US$ 77,42 juta.
Adapun tujuan negara terbanyak yakni Jerman sebanyak 4.779 ton dengan nilai US$ 20,14 juta, Saudi Arabia 3.811 ton dengan nilai US$ 14,32 juta dan ke Inggris 3.902 ton dan mampu menghasilkan devisa US$ 13,87 juta. Kemudian Mesir 1.762 ton US$ 6,54 juta, Yaman 1.272 ton senilai US$ 5,23 juta dan ke Amerika Serikat sebanyak 1.174 ton senilai US$ 3,93 juta.
"Minat negara di dunia membeli hasil olahan perikanan di Sulut, menandakan bahwa produk kita sudah diakui pasar internasional," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




