Indeks Literasi Keuangan Indonesia Terus Naik, Ini Faktanya
Jumat, 22 Desember 2023 | 16:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Indeks literasi keuangan di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan pada 2022 yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dari 2013 hingga 2022, angkanya selalu menunjukkan kenaikan.
Survei pertama kali dilaksanakan pada 2013 dengan capaian angka 21,84%. Lalu pada 2016, indeksnya meningkat di angka 29,70%.
Pada 2019, mencapai angka 38,03% dan menjadi hasil yang cukup menggembirakan karena melampaui target yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 35%.
Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari survei pada 2016, terdapat peningkatan pemahaman atau awareness tentang keuangan pada masyarakat sebesar 8,33%. Kemudian pada 2022, indeks literasi keuangan kembali meningkat di angka 49,68%.
Literasi keuangan diartikan sebagai pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep, risiko, dan keterampilan dalam konteks finansial.
Survei yang diadakan setiap tiga tahun sekali ini berguna untuk mengetahui pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang memengaruhi sikap serta perilaku keuangan seseorang. Hal ini berguna untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai kesejahteraan.
Peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun layaknya angin sejuk, karena hal ini berarti masyarakat mulai menyadari literasi keuangan menjadi salah satu hal yang tak kalah penting. Ada empat manfaat literasi keuangan, yaitu:
- Memilih dan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan
Pemahaman literasi keuangan yang baik mampu membantu menyusun strategi keuangan yang tepat dan efisien, terhindar dari gaya hidup boros, serta menjaga kestabilan keuangan.
- Memahami manfaat dan risiko produk dan layanan jasa keuangan
Literasi keuangan dapat memberikan ilmu pengetahuan tentang produk dan layanan jasa keuangan yang resmi serta keamanannya sudah terjamin oleh badan pemerintah.
- Mendukung pertumbuhan finansial
Manfaat lain dari literasi keuangan adalah teliti dalam memilih instrumen atau produk investasi yang tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan untuk perencanaan keuangan masa depan.
Edukasi seputar literasi keuangan menjadi tugas yang penting untuk Indonesia dan OJK memiliki program Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI), yang bertujuan untuk meningkatkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia agar mampu berpartisipasi dalam proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




