Gara-gara Komentar Pejabat The Fed, Harga Minyak Jatuh
Sabtu, 11 Mei 2024 | 06:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga minyak pada Jumat (10/5/2024) mengalami penurunan sebesar US$ 1 per barel karena komentar pejabat The Fed menunjukkan kemungkinan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Hal ini berpotensi menghambat permintaan dari konsumen minyak mentah terbesar di dunia itu.
Reuters melaporkan, minyak mentah berjangka Brent ditutup pada US$ 82,79 per barel, mengalami penurunan sebesar US$ 1,09 atau 1,3%. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate AS di angka US$ 78,26 per barel, turun sebesar US$ 1,00 atau 1,3%.
Minggu ini, Brent mencatat kerugian sebesar 0,2%, sementara WTI mencatat kenaikan sebesar 0,2%.
BACA JUGA
Wall Street Menguat di Akhir Pekan
Presiden Federal Reserve Dallas Lorie Logan pada akhir pekan ini mengindikasikan ketidakpastian mengenai apakah kebijakan moneter saat ini sudah cukup ketat untuk menurunkan inflasi ke target 2%. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya dapat memperlambat aktivitas ekonomi dan melemahkan permintaan terhadap minyak.
Sementara itu, Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic menyatakan, dirinya meyakini inflasi kemungkinan akan melambat berdasarkan kebijakan moneter saat ini. Hal ini membuka kemungkinan bagi bank sentral untuk mulai menurunkan suku bunga kebijakannya pada 2024, walaupun kemungkinan hanya akan dilakukan dengan penurunan seperempat poin persentase dan tidak akan terjadi pada akhir tahun ini.
"Kedua pejabat The Fed tampaknya memiliki pandangan yang berbeda mengenai kemungkinan penurunan suku bunga," kata partner di Again Capital, John Kilduff.
Harga minyak juga tertekan oleh peningkatan persediaan bahan bakar AS menjelang liburan musim panas. Sementara itu, data inflasi AS yang akan dirilis minggu depan juga dapat mempengaruhi keputusan Federal Reserve mengenai suku bunga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




