ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PBNP Minerba Tetap Rp 52,2 Triliun Meski Ada Amendemen 10 PKP2B

Rabu, 5 Agustus 2015 | 14:39 WIB
RP
WP
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: WBP
Ilustrasi tambang batu bara.
Ilustrasi tambang batu bara. (Istimewa)

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor pertambangan mineral dan batu bara tetap Rp 52,2 triliun. Kendati ada peningkatan penerimaan negara hingga 9 persen setelah penandatanganan amendemen 10 Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B).

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan meski ada potensi kenaikan penerimaan 9 persen, namun kondisi harga batu bara saat ini terus melemah hingga di level US$ 59 per ton. Selain itu, melambatnya perekonomian global turut menggerus sektor tersebut. "Sementara PNBP tetap. Ini karena harga batu bara turun dan kondisi ekonomi global," kata Bambang di Jakarta, Rabu (5/8).

Bambang menuturkan, bertambahnya penerimaan negara dari 10 PK2BP sebesar 9 persen terhitung sejak penandatangan amendemen kontrak. Dalam amendemen itu terdapat sejumlah peningkatan pajak seperti pajak bumi dan bangunan (PBB), iuran tetap dan perubahan mekanisme Dana Hasil Penjualan Batu Bara (DHPB). "Terhitung mulai hari ini, sejak ditandatangani, penerimaan negara meningkat," jelasnya

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kejagung Setor Rp 11,42 T ke Negara, Purbaya: Bisa Tambal Defisit APBN

Kejagung Setor Rp 11,42 T ke Negara, Purbaya: Bisa Tambal Defisit APBN

EKONOMI
Purbaya Sebut Defisit APBN Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

Purbaya Sebut Defisit APBN Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

EKONOMI
Kementerian ESDM Prediksi Harga Nikel Bakal Stabil di US$ 19.000

Kementerian ESDM Prediksi Harga Nikel Bakal Stabil di US$ 19.000

EKONOMI
PNBP Migas Turun Tak Capai Target, Bahlil: Harga Komoditas Lagi Turun

PNBP Migas Turun Tak Capai Target, Bahlil: Harga Komoditas Lagi Turun

EKONOMI
Defisit Melebar, Penerimaan Tertekan Penurunan ICP dan PNBP Energi

Defisit Melebar, Penerimaan Tertekan Penurunan ICP dan PNBP Energi

EKONOMI
Menghadap Prabowo, Bahlil Bahas Capaian PNBP dan Lifting Minyak

Menghadap Prabowo, Bahlil Bahas Capaian PNBP dan Lifting Minyak

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon