Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat Mudik Bisa Dirasakan Masyarakat
Senin, 16 Maret 2026 | 17:40 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (16/3/2026). Pada kunjungan tersebut, Dudy memastikan kebijakan stimulus berupa diskon tiket pesawat dari pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Dudy bersama sejumlah pihak terkait mengecek kondisi operasional bandara sekaligus berdialog dengan para penumpang untuk mengetahui sejauh mana manfaat kebijakan diskon tarif tiket pesawat yang diberikan pemerintah.
“Kami melihat bagaimana pelaksanaan mudik, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta, sekaligus bertanya kepada para penumpang sejauh mana kebijakan pemerintah yang diberikan oleh Presiden bisa dinikmati masyarakat, khususnya stimulus diskon tarif tiket,” ujar Dudy di Terminal 1C Domestik Bandara Soekarno-Hatta.
Menurut Dudy, secara umum masyarakat sudah merasakan manfaat dari kebijakan diskon tiket pesawat tersebut. Meski demikian, pemerintah tetap akan mengevaluasi mekanisme penjualan tiket, khususnya melalui platform online travel agent (OTA).
Ia berharap platform penjualan tiket dapat turut mendukung kebijakan pemerintah sehingga manfaat stimulus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap online travel agent juga mendukung kebijakan pemerintah sehingga masyarakat bisa benar-benar merasakan bahwa kebijakan itu sampai langsung kepada mereka,” katanya.
Dudy menjelaskan, stimulus yang diberikan pemerintah berasal dari sejumlah komponen pengurangan biaya penerbangan, seperti pajak yang ditanggung pemerintah serta penyesuaian beberapa biaya layanan penerbangan.
Melalui kebijakan tersebut, masyarakat diperkirakan dapat menikmati penurunan harga tiket pesawat sekitar 17% hingga 18%. Bahkan dalam beberapa kasus, penumpang mengaku memperoleh potongan harga hingga sekitar 20%.
“Kalau sesuai kebijakan, pemotongan harga sekitar 17%-18%. Namun dari yang saya lihat tadi, ada masyarakat yang bisa menikmati diskon sampai sekitar 20%,” ujarnya.
Meski begitu, ia mengakui masih ada penumpang yang mengeluhkan harga tiket yang relatif mahal untuk arus balik. Kondisi tersebut umumnya terjadi karena tiket dibeli mendekati waktu keberangkatan sehingga kursi kelas ekonomi yang mendapat stimulus sudah habis.
Akibatnya, sebagian penumpang harus membeli tiket kelas bisnis dengan harga yang lebih tinggi.
“Stimulus yang kita berikan itu untuk kelas ekonomi. Kalau kursi ekonominya sudah habis dan penumpang membeli kelas bisnis, tentu harganya menjadi lebih mahal,” jelasnya.
Pemerintah memberikan stimulus tiket pesawat untuk periode pemesanan tertentu dengan jadwal perjalanan pada 13 hingga 18 April dalam satu rangkaian perjalanan pulang-pergi.
Selain memastikan implementasi diskon tiket, Dudy juga menyoroti ketepatan waktu penerbangan maskapai. Dari pemantauan sementara, ia menilai performa maskapai secara umum cukup baik.
“Saya tadi melihat salah satunya dari Citilink, alhamdulillah cukup baik. Memang ada satu penerbangan yang sempat mengalami keterlambatan, tetapi secara umum sudah baik,” kata Dudy.
Meski demikian, ia berharap maskapai terus meningkatkan ketepatan waktu penerbangan agar tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat, terutama saat puncak arus mudik Lebaran.
Dalam peninjauan tersebut, Dudy juga memperhatikan antrean penumpang di area check-in Terminal 3 yang sempat mengalami kepadatan. Menurutnya, kondisi itu terjadi karena adanya perubahan penggunaan pesawat dari tipe narrow body menjadi wide body pada beberapa penerbangan.
Pihak bandara, kata dia, akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki pengaturan layanan agar antrean panjang dapat diminimalkan pada periode mudik berikutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




