BKPM: Reparasi Kapal Jadi Peluang Investasi
Sabtu, 26 September 2015 | 00:34 WIB
Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan reparasi kapal menjadi peluang berinvestasi dalam negeri sekaligus mengembangkan industri kapal di Indonesia.
"Masih dirasakan perlu industri kapal yang khususnya banyak terjun ke repair (reparasi) peralatan kapal," katanya saat konferensi pers "Investasi Terkait Bidang Perkapalan," di Gedung Suhartoyo, BKPM, Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan reparasi menjadi potensi yang dapat mendongkrak pertumbuhan industri kapal karena kapal-kapal yang beroperasi di perairan Indonesia pastinya memerlukan perbaikan operasional.
Ia mengatakan masih sedikit pelaku industri yang terjun di bidang usaha reparasi di wilayah Indonesia bagian timur, sehingga kapal-kapal harus berlayar menuju ke Indonesia bagian tengah dan barat untuk reparasi.
"Nah, kalau ada galangan kapal tersebar di berbagai daerah mempermudah mereka melakukan maintenance, reparasi," tuturnya.
Ia mengatakan terkait rapat yang dilakukan BKPM, Kementerian Perindustrian, badan usaha milik negara (BUMN) dan pelaku industri lainnya adalah salah satunya untuk membicarakan penggunaan kapal yang diproduksi dalam negeri.
Ia mengatakan dari kementerian/lembaga, BUMN dan pelaku industri lainnya, 80 persennya telah membeli kapal yang dihasilkan industri dalam negeri.
"80 persen sudah diserap oleh lembaga ini di sisi lain masih banyak perlu industri kapal terutama untuk maintenance," ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah berkomitmen untuk mendorong penggunaan produk kapal dalam negeri sehingga menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik ke depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




