ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Advertorial

Masuk Program Sukses Jokowi, BPJS Kesehatan Terus Perbaiki Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2015 | 16:34 WIB
CO
JS
Penulis: Carla Isati Octama | Editor: JAS
Diskusi media yang dilaksanakan di kantor pusat BPJS Kesehatan, 28 Oktober 2015.
Diskusi media yang dilaksanakan di kantor pusat BPJS Kesehatan, 28 Oktober 2015. (Beritasatu.com/Carla Isati Octama)

Jakarta - Berdasarkan survei "Keberhasilan dan Kegagalan Setahun Jokowi-JK" yang dilakukan oleh Indo Barometer, program jaminan kesehatan menempati urutan teratas dalam poin-poin keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

BPJS Kesehatan, sebagai penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) - Kartu Indonesia Sehat (KIS) mengapresiasi hasil survei nasional yang dilakukan Indo Barometer pada 14-22 September 2015 lalu.

"Kami bersyukur masyarakat sudah paham dengan program jaminan kesehatan dan sudah merasakan manfaatnya," ujar Direktur Hukum, Komunikasi, dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Purnawarman Basundoro, saat ditemui di kantor pusat BPJS Kesehatan, di Jakarta, Rabu (28/10).

Menurut hasil survei, pemberian Kartu Indonesia Sehat (KIS) menempati urutan pertama dalam kategori persepsi publik terhadap pemerintahan Jokowi-JK sebanyak 15,5 persen.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, program kesehatan seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan juga menduduki peringkat pertama dalam kategori program pemerintah yang paling disukai rakyat dengan perolehan sebesar 18,6 persen.

Namun dalam kategori program pemerintahan Jokowi-JK yang paling tidak disukai, terdapat 3,7 persen responden yang menilai bahwa proses pelayanan kesehatan masih sulit.

"Hasil ini menjadi motivasi untuk BPJS Kesehatan agar terus meningkatkan perbaikan di pelayanan kesehatan," ujar Purnawarman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus Korupsi Klaim JKN Rumah Sakit, Kejari Jember Mulai Periksa Saksi

Kasus Korupsi Klaim JKN Rumah Sakit, Kejari Jember Mulai Periksa Saksi

JAWA TIMUR
21 Penyakit dan Layanan Tak Ditanggung BPJS Kesehatan mulai Mei 2026

21 Penyakit dan Layanan Tak Ditanggung BPJS Kesehatan mulai Mei 2026

NASIONAL
Prabowo Teken Perpres Ojol, Potongan 20 Persen Dihapus

Prabowo Teken Perpres Ojol, Potongan 20 Persen Dihapus

EKONOMI
Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

NUSANTARA
BPJS Kesehatan Anugerahkan Gelar Duta Kehormatan kepada Raffi Ahmad

BPJS Kesehatan Anugerahkan Gelar Duta Kehormatan kepada Raffi Ahmad

LIFESTYLE
Gibran Pastikan Fasilitas Kesehatan Papua Barat Daya Semakin Memadai

Gibran Pastikan Fasilitas Kesehatan Papua Barat Daya Semakin Memadai

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon