ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polytama dan Ekanuri Grup Resmikan Terminal Handling Gas Propilena

Jumat, 30 Oktober 2015 | 16:44 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Truk khusus gas tengah menuju pabrik Polytama di Balongan, yang berjarak sekitar 40 km dari pelabuhan Pelindo II - Cirebon, Jawa Barat..
Truk khusus gas tengah menuju pabrik Polytama di Balongan, yang berjarak sekitar 40 km dari pelabuhan Pelindo II - Cirebon, Jawa Barat.. (Istimewa)

Cirebon - PT Polytama Propindo, produsen polipropilena terbesar ke-2 di Indonesia, telah menandatangani kerjasama dengan Grup Ekanuri di awal tahun 2014 lalu, saat ini meresmikan pengoperasian pertama terminal handling gas propilena yang telah dibangun dan dioperasikan oleh PT Karyatara Cemara Indah (Ekanuri Grup) di pelabuhan Pelindo II - Cirebon, Jawa Barat.

Terminal handling gas propilena akan digunakan untuk mendatangkan bahan baku utama Polytama berupa gas propilena. Acara peresmian ini ditandai dengan penerimaan gas propilena dari kapal pengangkut gas dan selanjutnya diangkut menggunakan truk khusus gas menuju pabrik Polytama di Balongan, yang berjarak sekitar 40 km.

Selama ini Polytama hanya mengandalkan supply gas propilena (bahan baku utama) dari Pertamina RU-6 Balongan, yang disalurkan melalui pipa ke pabrik Polytama. Karena sempat dihentikan pasokannya di tahun 2010, dan Polytama tidak memiliki pelabuhan dan terminal gas handling sendiri, akhirnya kegiatan operasi juga berhenti cukup lama. Kerjasama dengan Investor sekaligus operator terminal handling gas, menjadikan Polytama memiliki kesempatan import gas propilena.

Pertimbangan digandengnya Ekanuri Group, karena grup ini memiliki pengalaman. dan kemampuan membangun hingga mengoperasikan terminal handling gas di Indonesia, serta memiliki dan berpengalaman mengoperasikan kapal pengangkut gas baik domestik maupun internasional.

ADVERTISEMENT

Menurut Wildan Muhammad Anwar, Managing Director Ekanuri Group, fasilitas Terminal Handling Gas ini mampu untuk melayani penerimaan gas dari kapal pengangkut gas dengan kapasitas angkut hingga 2.500 MT, dengan kapasitas handling gas di atas 1.000 MT per hari.

Didik Susilo Direktur Utama PT Polytama Propindo menambahkan, kerjasama juga dilakukan dengan PT Sentra Bintang, yang telah berinvestasi dalam pengadaan dan pengoperasian armada truk pengangkut gas propilena yang telah di-design khusus. Adapun PT Sentra Bintang Energy juga merupakan salah satu perusahaan yang telah berpangalaman dalam bidang distribusi dan pengangkutan gas di Indonesia.

"Adanya terminal handling gas propilena, merupakan komitmen Polytama untuk memberikan keyakinan konsumen biji plastik dan menjamin proses produksi dapat dilakukan secara konsisten dan terus menerus," kata Didik.

Dengan mulai beroperasinya kegiatan penerimaan gas di pelabuhan Cirebon yang dalam hal ini dikelola oleh PT Pelindo II (Persero), diharapkan akan lebih menjamin kehandalan tingkat produksi pada pabrik PT Polytama Propindo, yang juga akan menunjang kegiatan ekspansi, memperluas peluang kegiatan usaha / pengembangan kerjasama baru baik dengan Pertamina dan calon mitra terkait.

Lebih lanjut, pengoperasian terminal handling gas ini diharapkan berdampak positif untuk mendukung rencana peningkatan dan perluasan program kerja pembangunan pelabuhan oleh PT Pelindo II (Persero) khususnya, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada pengembangan industri di kota Cirebon dan wilayah sekitarnya.

Didik mengakui, untuk tahun ini jauh lebih baik, dimana produktivitas di tahun ini rata-rata full capacity. Polytama juga telah melakukan penandatanganan kesepakatan restrukturisasi hutang di Bank Mandiri dan Pertamina, serta ditandatanganinya Kontrak Jangka Panjang Pasokan Gas Propilena dengan Pertamina selama 5 (lima) tahunan.

PT Polytama Propindo sendiri merencanakan dalam waktu dekat melakukan ekspansi berupa debottlenecking untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 180.000 MT menjadi 240.000 MT per tahunnya yang direncanakan tahun 2017.

Mengingat konsumen akhir adalah perusahaan-perusahaan produsen plastik baik lokal maupun multinasional yang beroperasi di Indonesia (pasar domestik), sehingga dengan dioperasikan pengoperasian pertama terminal handling gas propilena, sangat menunjang kelancaran produksi biji plastik PT Polytama Propindo.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon