KKP Dorong Aparaturnya Sekolah ke Luar Negeri
Rabu, 18 November 2015 | 14:21 WIB
Jakarta -Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), mendorong aparaturnya untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, melalui program seleksi bea siswa S2, S3 dan pendidikan non gelar. Program ini diharapkan bisa meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur KKP dalam melaksanakan tugasnya.
Plt. Kepala Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP) Andha Fauzie Miraza mengatakan, pihaknya menggelar Marine and Fisheries Education Expo 2015 yang berlangsung pada 17-18 November di Ballroom KKP, Jakarta untuk memfasilitasi aparatur KKP atau PNS yang akan menempuh pendidikan tinggi di luar negeri. Aparat yang mengikuti seleksi beasiswa tersebut harus memenuhi syarat kesiapan akademis dan kemampuan bahasa asing, antara lain melalui tes TOEFL dan IELTS.
"Melalui pendidikan S2, S3, dan non gelar di luar negeri, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas SDM aparatur PNS lingkup KKP," ujar Andha di Jakarta, Rabu (18/11).
Lebih lanjut Andha menjelaskan, dengan kapasitas keilmuan yang mumpuni, kinerja dan profesionalisme aparatur KKP akan lebih baik dalam melaksanakan program dan kegiatannya bagi kesejahteraan masyarakat di sektor kelautan dan perikanan.
Kegiatan pameran atau ekspo tersebut dimaksudkan untuk memfasilitasi komunikasi PNS calon penerima beasiswa dengan institusi pendidikan di luar negeri dan lembaga pelatihan bahasa untuk kesiapan berbahasa asing mereka.
Peserta pameran terdiri atas 25 universitas asal Amerika Serikat, Australia, Belgia, Inggris, Kanada, Norwegia, Prancis, dan Selandia Baru, tujuh lembaga di Indonesia yang menjadi representatif universitas, serta tiga lembaga pendidikan bahasa asing.
Para pengunjung dapat berkomunikasi langsung dengan para peserta pameran dan memilih bidang studi dan lembaga yang diinginkan, sesuai minat serta latar belakang pendidikan dan bidang pekerjaan masing-masing.
"Rangkaian kegiatan ekspo antara lain meliputi pameran pendidikan S2 dan S3 di luar negeri, seminar pendidikan, coffee morning, try out IELTS prediction, try out TOEFL prediction bagi 100 orang, peningkatan nilai IELTS 50 jam per lima minggu dengan sistem karantina pada Desember 2015 dan pendampingan keberangkatan pendidikan S2 pada Maret 2016," jelas dia.
Dia menambahkan, berdasarkan pendaftaran online melalui website http://edu-expo-kkp.evenbrite.com, per 18 November 2015 pada pukul 07.50 WIB, tercatat 550 orang PNS KKP telah mendaftar untuk hadir pada pelaksanaan ekspo. Jumlah ini dipastikan terus bertambah karena ekspo masih berlangsung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




