Serapan Tinggi, Sektor Pariwisata Tingkatkan Kapasitas SDM
Senin, 14 Desember 2015 | 16:33 WIB
Jakarta - Pemerintah akan meningkatkan kapasitas SDM di bidang pariwisata, mengingat serapan tenaga kerja yang tinggi di sektor tersebut.
Menteri Koordinator bidang Maritim Rizal Ramli mengatakan, saat ini sektor pariwisata menyerap sekitar 3,3 juta tenaga kerja langsung dan 11,3 juta tenaga kerja tidak langsung (termasuk travel). Sektor ini juga menjadi sektor dengan investasi paling murah untuk menciptakan satu lapangan kerja, hanya sekitar US$ 3.000 dibanding sektor lain yang membutuhkan hingga US$ 50.000- 100.000.
Dengan modal murah tersebut, Rizal Ramli berharap bisa menggenjot sektor pariwisata dengan meningkatkan kunjungan pelancong dan menciptakan lebih banyak tenaga kerja.
"Untuk pekerjaan langsung kami targetkan meningkat dua kali lipat menjadi 7 juta, demikian juga untuk tidak langsung ditargetkan naik dua kali lipat. Dalam lima tahun ke depan jumlah wisman harus naik dari 10 juta menjadi 20 juta. Strateginya apa? Salah satunya bebas visa berkunjung untuk 90 negara. Dengan begitu saja, pebisnis Jepang bulan lalu datang tadinya hanya berencana 700 orang, begitu tahu ke Indonesia bebas visa jadi 1.300 orang yang datang,"kata dia di Jakarta, Minggu (13/12).
Ditambahkan, daya tarik pariwisata suatu tempat tidak hanya cukup ditopang dengan infrastruktur, namun juga dengan latar belakang sejarah yang kuat. Selain itu, tidak cukup modal pemandangan bagus untuk menarik wisman, namun juga mengembangkan daerah pariwisata dengan adanya magnet story.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




