Serapan Anggaran Kemhub Diiprediksi Tak Sampai 80%
Rabu, 16 Desember 2015 | 15:28 WIB
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan memperkirakan serapan anggaran Kementerian Perhubungan (Kemhub) kurang dari 80% dari total anggaran yang diperoleh dari ABPBN-P 2015 sebesar Rp 64,9 triliun. Dia menjelaskan, terdapat sejumlah faktor penyebab serapan anggaran kementeriannya kurang dari 80%. Pertama, adanya penghematan dari harga satuan sehingga lebih wajar. Penghematan itu sekitar 5% dari total belanja modal 2015 sebesar Rp 40 triliun atau sekitar Rp 2 triliun.
"Daya serapnya berapa? Sebenarnya saya belum tahu. Tetapi, kemungkinan kurang dari 80%," kata Jonan di Jakarta, Rabu (16/12).
Selain itu, sambung Jonan, daya serap tidak akan mencapai 80% karena ada beberapa pengadaan dan pengerjaan proyek sekitar Rp 10 triliun yang tidak dikerjakan. Alasannya, waktu yang sudah tidak cukup dan beberapa proyek juga dinilai belum terlalu mendesak untuk dilaksanakan. "Tahun berikutnya mungkin baru bisa dikerjakan," ujar dia.
Jonan menambahkan, serapan anggaran juga terkendala karena adanya proses administrasi yang tidak jelas. Misalnya, pengadaan barang dan jasa dengan nilai di atas Rp 100 miliar semestinya ada proses prakualifikasi sehingga prosesnya memang wajib diadakan prakualifikasi.
"Tetapi, ada yang bilang, waktunya tidak terkejar. Ya, sudah tinggal saja, diulangi saja tahun depan, jika ada alokasinya," imbuh dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




