GMF Makin Berpeluang Rawat Pesawat Asiana
Jumat, 15 Januari 2016 | 18:41 WIB
Jakarta – Peluang kerja sama antara GMF AeroAsia dan maskapai Korea Selatan (Korsel) Asiana makin terbuka lebar. Hal itu menyusul keberhasilan anak usaha PT Garuda Indonesia itu dalam meraih tambahan rating baru dari Otoritas penerbangan sipil Korea Selatan (Ministry of Land, Infrastructure, and Transport/MOLIT) setelah otoritas itu melaksanakan audit pada 12-14 Januari 2016.
"Maskapai Korea Selatan tersebut rencananya menyerahkan perawatan pesawatnya kepada GMF pada Juli-Agustus 2016," kata VP Quality Assurance & Safety GMF AeroAsia Erman Noor Adi dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (15/1).
Menurut Erman, hasil audit ini juga memudahkan jalan GMF untuk meningkatkan penetrasi pasarnya di kawasan Asia Timur. Untuk memasuki pasar Korsel, lanjut dia, GMF akan berkompetisi dengan bengkel pesawat dari Tiongkok yang selama ini banyak menangani perawatan pesawat Negeri Gingseng itu. Pertumbuhan pasar Korsel sejalan dengan pertumbuhan pasar perawatan pesawat di Asia Pasifik.
Kawasan Asia Pasifik memiliki tingkat pertumbuhan pasar perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance, repair, and overhaul/MRO) paling tinggi dengan rata-rata 6,1% hingga 10 tahun mendatang. Pada 2015 saja, pendapatan pasar MRO Asia Pasifik mencapai US$ 18,3 miliar dan diperkirakan melonjak menjadi US$ 34,8 miliar pada 2025. Bahkan pada 2018, pasar MRO Asia Pasifik diprediksi menjadi yang terbesar di dunia mengalahkan pasar Amerika Utara. "Perubahan tren pasar ini tidak hanya menawarkan peluang besar, namun juga tantangan yang tidak kecil bagi pelaku industri MRO, investor, dan entrepreneur yang tertarik mengerjakan peluang bisnis ini," papar Erman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




