Investasi Asing di Sektor Mamin Bakal Tembus US$ 3 Miliar
Senin, 1 Februari 2016 | 17:03 WIB
Jakarta – Investasi dalam bentuk penanaman modal asing (PMA) di sektor makanan dan minuman (mamin) pada 2016 diperkirakan mencapai lebih dari US$ 3 miliar (Rp 41,04 triliun), tumbuh hingga 50% dibanding realisasi 2015 yang hanya US$ 1,5 miliar. Pulihnya kepercayaan investor asing terhadap Indonesia membuat investasi kembali mengalir ke sektor mamin Tanah Air.
"Sekarang bahkan sudah banyak permintaan dari asing untuk investasi di sini. Saya rasa investasi bisa kembali seperti 2014," kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman seperti dikutip Investor Daily, Senin (1/2).
Tahun lalu, investasi asing di sektor mamin anjlok hingga 50% menjadi hanya US$ 1,5 miliar dibanding 2014 yang mencapai US$ 3,1 miliar. Turunnya investasi tersebut karena banyak investor asing yang masih ragu-ragu mengenai regulasi di Indonesia.
"Beberapa regulasi yang membuat mereka ragu misalnya yang terkait dengan sumber daya air, ketentuan halal, ketenagakerjaan, dan lainnya. Tapi sekarang kan sudah jelas, dan kondisi itu membuat mereka lebih optimistis," ungkap Adhi.
Adhi yakin, bisnis mamin tahun ini akan jauh lebih baik dibanding tahun lalu. "Saya cukup optimistis untuk tahun ini. Dari persiapan pemerintah sudah bagus, APBN sudah mulai jalan dari awal tahun, struktur kementerian juga jelas," ujar dia.
Dia melanjutkan, harga-harga komoditas dan kurs juga sudah mulai stabil, sehingga ini merupakan awal yang bagus untuk memulai bisnis di 2016. Beberapa anggota Gapmmi juga telah menunjukkan perbaikan sejak Desember lalu, dan optimistis akan semakin membaik di tahun ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




