Hingga Mei, PNBP Pertambangan Capai Rp 10,5 Triliun
Rabu, 13 Juli 2016 | 20:41 WIBJakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, peneriman negara bukan pajak (PNBP) sektor pertambangan mineral dan batu bara hingga Mei 2016 mencapai Rp 10,5 triliun. Realisasi itu sekitar 34,88 persen dari target PNBP tahun ini yang mencapai Rp 30,1 triliun.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Sujatmiko, mengatakan, penerimaan PNBP tersebut mayoritas disokong oleh batu bara yang mencapai 80 persen. Sedangkan sisanya berasal dari pertambangan mineral. Hanya saja Sujatmiko tidak merinci kontribusi masing-masing pertambangan tersebut.
"PBNP sampai Mei kemarin Rp 10,5 triliun," kata Sujatmiko di Jakarta, Rabu (13/7).
Sujatmiko menuturkan realisasi PNBP hingga Mei memang belum sesuai target. Namun, dia optimis target PNBP tahun ini bisa tercapai. Pasalnya harga batu bara terus membaik yang mampu menggairahkan pelaku usaha.
"Katakanlah setiap bulan tambahan Rp 2,5 triliun, akhir tahun sudah lebih dari Rp 27 triliun. Jadi, masih mungkin digenjot sedikit lagi," ujarnya.
Andaikata hingga akhir 2016 target PNBP tidak tercapai, Sujatmiko menyebut hal tersebut bukan menjadi masalah. Pasalnya paradigma pemerintah saat ini bukan menjadikan sumber daya alam sebagai komoditas.
"Target kami bukan penerimaan negara tapi pemenuhan kebutuhan dalam negeri," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




