Gandeng Modalku, Bank Sinarmas Berikan Kredit P2P
Kamis, 4 Agustus 2016 | 16:09 WIB
Jakarta - PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) memberikan dana kepada PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku) sebesar Rp 10 miliar untuk penyaluran kredit dengan mekanisme peer to peer (P2P). Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai pengusaha di bidang segmen mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Presiden Direktur Bank Sinarmas Freenyan Liwang mengatakan, perseroan berkomitmen untuk mendukung pembiayaan di segmen UMKM. Oleh sebab itu dengan bekerja sama dengan Modalku, bank swasta nasional ini memproyeksikan menjangkau nasabah UMKM yang lebih luas. Adapun, jalinan kemitraan yang dilakukan merupakan peer to peer lending, yakni praktik mempertemukan pihak yang membutuhkan pinjaman dengan pihak pemberi pinjaman melalui platform online.
"Kerja sama dengan Modalku, merupakan bagian dari visi kami menjadi salah satu bank yang termuka dalam hal keuangan digital. Saat ini perseroan dan Modalku telah menadatangani akta perjanjian untuk penyaluran dana Rp 10 miliar sebagai tahap awal," kata Freenyan saat ditemui di Jakarta, Kamis (4/8).
Adapun sebelumnya, antara Bank Sinarmas dan Modalku juga menjalin kemitraan dalam hal escrow agent. Dengan kerja sama itu, emiten berkode BSIM ini menjadi pengelola rekening penampungan selama proses pemberian pinjaman berlangsung.
Co-Founder Modalku, Reynold Wijaya, mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp 10,1 miliar kepada para pengusaha UMKM. Padahal, Modalku yang merupakan perusahaan financial technology (fintech) ini baru berdiri pada Januari 2016. "Ke depan, kami jelas berharap dapat tumbuh lebih besar," tutur dia.
Berdasarkan data laporan keuangan Modalku, jumlah pengusaha yang meraih pendanaan dari fintech ini telah mencapai 42. Adapun penerima pinjaman tersebut antara lain terdiri dari pelaku UMKM di sektor arsitektur dan konstruksi, makanan maupun minuman, marketing, media, serta komunikasi. Di samping itu, Modalku juga aktif menyalurkan dana kepada pengusaha di sektor ekonomi otomotif, dan transformasi, maupun busana.
Setelah bekerja sama untuk escrow agent dan P2P, Reynold mengakui, dirinya akan kembali bekerja sama lagi dengan Bank Sinarmas untuk hal lain. Realisasi soal itu akan diluncurkan sekitar kurang dari satu bulan lagi.
"Namun, selama ini Modalku tidak pernah menutup peluang untuk bekerja sama dengan bank lain. Pasalnya, penjajakan sudah kami lakukan ke beberapa bank baik untuk P2P atau terkait hal lain," papar dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




