Kurangi Dampak Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung
PT KAI Beli Lahan Pengganti Hutan di Cianjur
Kamis, 6 Oktober 2016 | 19:03 WIB
Cianjur - PT Kerata Api Indonesia membeli lahan seluas 114,70 hektare (ha) di dua desa di Kecamatan Takokak, Cianjur, Jabar, sebagai lahan penganti hutan yang terkena dampak proyek kereta api cepat (KA) Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat.
Lahan tersebut berlokasi di Desa Simpang dan Desa Sukagalih, Kecamatan Takokak. "Cianjur dipilih sebagai lokasi lahan pengganti karena Bandung Barat tidak memiliki lahan seluas itu, sehingga lahan pengganti dialihkan ke wilayah Cianjur," kata Kepala Bidang Informasi Pendaftaran dan Pengaduan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Cianjur, Muzani Saleh di Cianjur, Kamis (6/10).
Dia menjelaskan, di kedua desa tersebut masih banyak lahan tidak tergarap. Luasan lahan pengganti tersebut pun sesuai dengan ketentuan dua kali lipat dari luas lahan produktif yang terkena dampak proyek jalur kereta cepat.
Tercatat, lahan yang terkena jalur kereta cepat tersebut seluas 57, 35 ha. Namun sesuai aturan, lahan penganti harus dua kali lipat, sehingga luasnya menjadi 114,70 ha. Sedangkan terkait nilai jual beli atas lahan tersebut, Muzani mengak bukan kewenangan pihaknya.
"Soal angka-angka, kami tidak tahu, karena kami hanya terlibat proses penggantiannya. Sedangkan teknisnya diurus oleh pihak Perhutani dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




