Jonan: Perusahaan Tiongkok Tertarik Garap Kilang Bontang
Senin, 13 November 2017 | 13:17 WIB
Jakarta - Perusahaan asal Tiongkok tertarik bermitra dengan PT Pertamina dalam menggarap proyek kilang Bontang, Kalimantan Timur. Adapun investasi proyek kilang berkapasitas 300 ribu barel per hari tersebut diperkirakan mencapai US$ 8 miliar.
Hal ini diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dalam acara The 5th Indonesia-China Energy Forum di Jakarta, hari ini. Sayangnya Jonan tidak menyebut nama perusahaan tersebut.
"Pada saat ini yang kami tahu sebuah perusahaan Tiongkok sedang diskusikan ada kerjasama dengan Pertamina untuk pembangunan Grass Root refinery di Bontang," kata Jonan dalam sambutannya di Jakarta, Senin (13/11).
Jonan menuturkan pihaknya mendukung kemitraan yang bakal terwujud tersebut. Dia menyerahkan kemitraan tersebut secara bisnis (busines to business). "Bidang refinery atau pengolahan minyak kami mendukung ada kerja sama yang baik," ujarnya.
Berdasarkan data Kementerian ESDM Beberapa perusahaan Tiongkok telah berinvestasi dan beroperasi di Indonesia di bidang migas dengan wilayah kerja Operasional Blok dan Non-Operasional Blok, yaitu:
I. SINOPEC (KKKS Non-Operasional Blok)
II. Petrochina (KKKS Operasional Blok)
III. CNOOC (KKKS Operasional Blok dan Non-Operasional Blok)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




