Mobil Hybrid dan Listrik Dijanjikan Kemudahan Fiskal
Rabu, 30 Mei 2012 | 00:24 WIB
Dengan kebijakan kemudahan fiskal, maka harga kendaraan hemat bahan bakar dapat dibeli oleh warga.
Dalam paket kebijakan hemat energi yang dibeberkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa (29/5) malam, disebutkan bahwa mobil listrik dan mobil hybrid akan diberikan kemudahan fiskal.
"Untuk jangka pendek, sita mendorong penggunaan kendaraan hybrid, yaitu kendaraan yang dapat digerakkan baik menggunakan BBM maupun tenaga listrik, yang jenis kendaraan ini mulai dipasarkan di Indonesia. Kendaraan jenis ini akan sangat menghemat penggunaan BBM," kata presiden di Istana Kepresidenan.
Sebelum ini, pemerintah dikabarkan telah bertemu dengan produsen mobil Toyota untuk membahas rencana produksi mobil hybrid di dalam negeri, ketika wakil presiden Toyota Motor Corp. Mamoru Akiyama berkunjung dua pekan lalu.
"Untuk jangka menengah dan jangka panjang, saya telah menginstruksikan kepada kementerian terkait terutama Kemendikbud dan kalangan perguruan tinggi, bersama-sama Kementerian Ristek dan Kementerian BUMN untuk mulai mengembangkan kendaraan listrik buatan putra bangsa sendiri," kata presiden.
"Sementara itu, untuk mendorong percepatan investasi bagi terwujudnya kendaraan Hybrid dan kendaraan listrik, pemerintah akan menerapkan kebijakan yang tepat, seperti pemberian kemudahan dan juga insentif fiskal. Dengan kebijakan ini diharapkan harga kendaraan hemat bahan bakar dapat dijangkau oleh masyarakat, dan, diharapkan pula harganya dapat bersaing dengan harga kendaraan yang hanya menggunakan BBM," kata SBY.
Dalam paket kebijakan hemat energi yang dibeberkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa (29/5) malam, disebutkan bahwa mobil listrik dan mobil hybrid akan diberikan kemudahan fiskal.
"Untuk jangka pendek, sita mendorong penggunaan kendaraan hybrid, yaitu kendaraan yang dapat digerakkan baik menggunakan BBM maupun tenaga listrik, yang jenis kendaraan ini mulai dipasarkan di Indonesia. Kendaraan jenis ini akan sangat menghemat penggunaan BBM," kata presiden di Istana Kepresidenan.
Sebelum ini, pemerintah dikabarkan telah bertemu dengan produsen mobil Toyota untuk membahas rencana produksi mobil hybrid di dalam negeri, ketika wakil presiden Toyota Motor Corp. Mamoru Akiyama berkunjung dua pekan lalu.
"Untuk jangka menengah dan jangka panjang, saya telah menginstruksikan kepada kementerian terkait terutama Kemendikbud dan kalangan perguruan tinggi, bersama-sama Kementerian Ristek dan Kementerian BUMN untuk mulai mengembangkan kendaraan listrik buatan putra bangsa sendiri," kata presiden.
"Sementara itu, untuk mendorong percepatan investasi bagi terwujudnya kendaraan Hybrid dan kendaraan listrik, pemerintah akan menerapkan kebijakan yang tepat, seperti pemberian kemudahan dan juga insentif fiskal. Dengan kebijakan ini diharapkan harga kendaraan hemat bahan bakar dapat dijangkau oleh masyarakat, dan, diharapkan pula harganya dapat bersaing dengan harga kendaraan yang hanya menggunakan BBM," kata SBY.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




