KSBSI: Kartu Prakerja Sulit Diakses
Jumat, 1 Mei 2020 | 13:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban mengatakan, saat ini anggaran Rp 20 triliun yang akan dikucurkan pemerintah untuk mengasah keterampilan pekerja tidak akan efektif. Sebab, buruh sekarang tidak butuh traning untuk menambah keterampilan.
"Buruh butuh uang langsung tunai, untuk bertahan untuk membeli beras atau segalam macam gitu. Kalau mereka pun sekarang sibuk mengakses itu sasaran pertama mereka adalah bagaimana mengakses uang itu nanti," kata Elly kepada SP di Jakarta, Jumat (1/5/2020).
Ternyata, kata Elly, mengakses kartu prakerja itu sistemnya kurang mendukung untuk mempermudah mendapatkan kartu. Misalnya hampir 3.000-an anggota KSBSI mengakses kartu prakerja semuanya gagal dari tahap pertama dan kedua.
Penyebabnya karena tidak pekerja familiar dengan apa dilihat misalnya apakah hanya mengisi formulir dan akses. "Tapi ini kan template tidak semua buruh bisa memiliki pengetahuan untuk menggunakan itu," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




