ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KSP: Kontraksi Ekonomi Kuartal III 2020 Mengecil

Kamis, 5 November 2020 | 15:48 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono.
Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono, mengatakan kontraksi perekonomian di Kuartal III 2020 mengecil dan menunjukan sinyal pemulihan.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (5/11/2020), mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2020 minus 3,49%. Sebelumnya pada Kuartal II 2020, ekonomi Indonesia terkontraksi minus 5,32%. 

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai mengalami pemulihan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi di beberapa negara juga mulai membaik. Meski masih terkontraksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai mengalami pemulihan," kata Edy Priyono dalam keterangannya, Kamis (5/11/2020).

Masih berdasarkan data BPS, pada kuartal III 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan (year on year/YoY) masih mengalami kontraksi minus 3,49 persen. Tapi kalau dibandingkan dengan kuartal II 2020, ekonomi Indonesia tumbuh positif 5,05 persen. Sehingga secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang kuartal I sampai kuartal III 2020 dibandingkan kuartal I sampai kuartal III 2019 terkontraksi 2,03%.

ADVERTISEMENT

Melihat kondisi tersebut, Edy mengatakan Indonesia sudah melampaui titik terendah dan mulai beranjak maju. Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III 2020 memang masih negatif. Tetapi, angka negatifnya lebih kecil dibandingkan kuartal II 2020. "Berikutnya, yang juga sangat penting adalah apa yang harus kita lakukan?" ujar Edy Priyono.

Menurut Edy, strategi pemerintah merancang sejumlah program dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai langkah yang tepat. Selain itu, pemerintah terus mendorong belanja pemerintah. Hal ini membuat pertumbuhan konsumsi pemerintah pada kuartal III 2020, positif.

"Fakta ini menjadi catatan positif karena sesuai dengan prinsip "counter cyclical", artinya ketika perekonomian lesu, belanja pemerintah menjadi andalan utk mendorong perekonomian," papar Edy Priyono.

Edy menyebut, hal seperti itu perlu terus dilakukan selama perekonomian belum sepenuhnya pulih. Di samping itu, kelompok menengah-atas perlu terus didorong untuk meningkatkan konsumsinya.

"Selama ini mereka diduga banyak menempatkan uangnya sebagai tabungan. Pemerintah perlu mendukung dengan menegakkan aturan tentang protokol kesehatan/Covid. Karena kelompok menengah-atas hanya akan mau keluar dan berbelanja (secara fisik) jika merasa aman," kata Edy Priyono.

Menurutnya, sampai saat ini pemerintah masih konsisten dengan penanganan dampak Covid-19 melalui berbagai aspek. Pertama, Kesehatan yakni dengan mengendalikan penyebaran Covid-19, meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian. Kedua, Perlindungan sosial dengan menjaga daya beli masyarakat. Dan ketiga, Ekonomi dan Keuangan dengan menjaga semaksimal mungkin agar dunia usaha tetap bisa bergerak.

Pada masa pandemi ini pertumbuhan ekonomi Indonesia juga lebih baik dibanding beberapa negara. Berdasarkan data BPS, ada negara yang pertumbuhan ekonominya di kuartal III 2020 lebih baik daripada Indonesia, seperti Tiongkok (4,9%), Taiwan (3,3%), Vietnam (2,62%).

Korea dan Amerika Serikat juga sedikit lebih baik daripada Indonesia, meskipun pertumbuhannya pada kuartal III-2020 juga masih negatif, seperti minus 1,3 persen untuk Korea dan minus 2,9 persen untuk Amerika). Beberapa negara lain lebih buruk dibandingkan pertumbuhan Indonesia pada periode ini, seperti Singapura (-7,0%) dan Meksiko (-8,58%).

"Kalau melihat perbandingan tersebut, pertumbuhan Indonesia cukup baik. Terpenting adalah, pertumbuhan kita di kuartal III-2020 lebih baik daripada kuartal II-2020, sehingga menunjukkan bahwa secara bertahap kita bergerak menuju pemulihan ekonomi," ungkap Edy Priyono.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon