Tak Sekadar Go Online, UMKM Juga Harus Kelola Aset Digital
Kamis, 19 November 2020 | 16:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Head of Brand and Market Development Niagahoster, Ayunda Zikrina menyampaikan, di masa pandemi Covid-19, bisnis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendapatkan tantangan baru dalam mengembangkan bisnis.
Tidak hanya berfokus menyiasati efisiensi dari sisi produksi, namun juga harus memikirkan bentuk promosi yang lebih efektif di tengah masyarakat yang serba online dengan memanfaatkan platform digital. Namun, sekedar online saja tidaklah cukup. Aset digital tersebut juga perlu dikelola dengan baik.
"Go online baru pintu gerbang. Untuk menuju kesuksesan online, aset digital tidak boleh dibiarkan begitu saja, tanpa adanya pengelolaan, evaluasi, dan perbaikan. Bagi pemilik bisnis yang sudah kuat dari sisi produksi, mereka perlu mulai memikirkan pengelolaan aset digital ini," ungkap Ayunda Zikrina dalam acara temu media bersama penyedia layanan web-hosting Niagahoster secara virtual, Kamis (19/11/2020).
Ayunda menyampaikan, keberhasilan bisnis UMKM di masa pandemi sangat bergantung pada aktivitas go online dan bagaimana pemilik bisnis mengelola aset digital atau kanal go online tersebut. Menurutnya, toko digital sama dengan toko fisik yang memerlukan pengelolaan dan maintenance secara berkala.
"Untuk mengelola toko fisik, pemilik bisnis mungkin harus mengeluarkan biaya kebersihan, keamanan, promosi offline yang tidak sedikit. Pengelolaan toko online rata-rata dimulai dari konsistensi membuat konten, kemudian mengecek aktivitas media sosial dan berinteraksi dengan pelanggan. Itu semua dapat dilakukan tanpa biaya. Namun, masih banyak pemilik bisnis yang belum memprioritaskan ini," kata Ayunda.
Selain pengelolaan dari sisi konten, menurut Ayunda tiap kanal online memiliki aspek-aspek penunjang lain. Contohnya di marketplace, pengelolaan dari sisi promo yang digunakan, hingga tampilan katalog dan kategorisasi produk perlu diperhatikan. Sedangkan di website, pengelolaan dari sisi kecepatan loading halaman hingga tampilan utama website menjadi prioritas.
Program Audit Website
Customer Relations Specialist Niagahoster, A Sofalul Khazari mengungkapkan, Niagahoster saat ini juga tengah melakukan program Audit Your Site (AYS) untuk membantu pemilik bisnis dan UMKM melakukan proses audit pada website bisnis atau toko online-nya. Menurut Sofal, performa laman digital atau website yang optimal tidak hanya akan mempertahankan bisnis UMKM di masa pandemi, tetapi juga memberi peluang pengembangan bisnis dan brand UMKM.
Dalam AYS, secara khusus website akan diaudit dari sisi SEO (konten, pencarian di mesin pencari), kecepatan loading, dan pengalaman pengunjung website (UI/UX, tampilan). Sofal menilai, tiga hal ini merupakan yang paling esensial dalam menunjang performa website.
"Website yang ideal itu harus mudah ditemukan di mesin pencari, cepat, dan memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda. Website yang seperti ini akan menyumbang traffic, users, bahkan sales yang menguntungkan untuk pemilik bisnis." ungkap Sofal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




